_
Home / Warta / Mancanegara / Hakim Tunda Sidang Mega Korupsi Mantan PM Malaysia, Ada Apa?
Sidang dugaan keterlibatan Najib Razak dalam kasus korupsi besar-besaran 1MDB kembali dilanjutkan pada Rabu (28/8) setelah sempat tertunda pekan lalu. (Reuters/Lai Seng Sin)

Hakim Tunda Sidang Mega Korupsi Mantan PM Malaysia, Ada Apa?

KUALA LUMPUR, Waspada.co.id – Sidang kedua mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak ditunda selama seminggu. Persidangan terkait skandal korupsi lembaga investasi negara, 1 Malaysia Development Berhad (1MDB), ditunda karena jaksa mengaku belum siap.

“Kami tidak dapat melanjutkan (sidang),” kata jaksa penuntut Gopal Sri Ram di depan hakim Pengadilan Kuala Lumpur dalam persidangan pada Senin (19/8), seperti dikutip AFP.

Jaksa Gopal meminta sidang ditunda hingga bulan depan karena saat ini Najib masih menjalani tuntutan pengadilan lainnya. Ia juga mengatakan dokumen-dokumen persidangan masih perlu diserahkan kepada kuasa hukum Najib dan sejumlah saksi mata.

Jaksa Gopal juga mengatakan saksi terakhir akan memberikan kesaksian dalam sidang pertama Najib pekan ini. Sidang pertama dimulai pada bulan April mengenai tujuh dakwaan terkait dengan AS$10,1 juta dari bekas anak perusahaan 1MDB yang diduga masuk ke rekening bank Najib.

Hakim telah setuju untuk menunda sidang menyusul permohonan para pengacara untuk memungkinkan sidang pertama Najib selesai pekan ini.

Najib menghadapi 42 dakwaan korupsi, penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang terkait dengan 1MDB. Dalam kasus ini, Najib didakwa 21 tuntutan termasuk pencucian uang dan empat tuntutan lainnya terkait penyalahgunaan kekuasaan. Ia juga dituduh menerima sejumlah uang 1MDB di rekening pribadinya yang dikirim dari bank asing.

Najib diduga melakukan korupsi terkait dana investasi negara 1MDB yang bernilai miliaran dolar. Sidang kedua melibatkan dugaan penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian dana 1MDB bernilai AS$551 juta.

Kepemimpinan Najib dan lingkaran dalamnya terus tertekan sejak 2015 lalu, ketika dugaan bahwa dirinya menerima sejumlah uang besar dari 1MDB terkuak.

Namun, jaksa agung Malaysia saat itu membebaskan Najib dari segala tuduhan dengan mengatakan bahwa uang-uang tersebut merupakan sumbangan pribadi dari keluarga Saudi. Penyelidikan dalam negeri terkait dugaan korupsi 1MDB pun dihentikan.

Namun, Malaysia kembali membuka penyelidikan kasus korupsi 1MDB setelah Najib lengser dari kepemimpinan usai kalah dalam pemilihan umum pada Mei 2018.

Sejak itu, Najib dan sejumlah orang terdekatnya, termasuk sang istri dan anak, terus menjadi subjek penyelidikan polisi. Aparat Malaysia bahkan telah menyita barang-barang mewah Najib dan istri.

Najib diperkirakan masih akan menghadapi serangkaian persidangan 1MDB hingga beberapa waktu ke depan. Meski Najib telah menghadapi puluhan tuntutan sejak kasus 1MDB kembali dibuka, ia masih bebas dengan jaminan. (voa/cnn/data2)

Check Also

Erick Thohir Copot Dirut Garuda Terkait Pengangkutan Harley Davidson

JAKARTA, Waspada.co.id – Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia I ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.