Dubes Indonesia Untuk Maroko Ajak Sumut Promosi Produk Unggul

foto: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu

MEDAN, Waspada.co.id – Sejumlah potensi dan komoditas unggulan Sumatera Utara (Sumut) semakin dikenal di luar negeri, setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) gencar promosi. Sejumlah negara pun berminat menjalin kerja sama investasi dan perdagangan.

Awal Agustus lalu, dua investor dari luar negeri berminat menjalin kerja sama dengan Pemprovsu. Mereka adalah PT Hanlim Power Indonesia (HPI) asal Korea Selatan yang menawarkan kerja sama membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) di Sumut. Selanjutnya, investor dari Swedia yang minat kerja sama pengolahan sampah.

Terakhir, potensi kerja sama bidang perdagangan dengan Negara Maroko untuk komoditas unggulan seperti kopi dan teh yang sangat digemari masyarakat di negara itu. Pemprovsu pun diminta memanfaatkan peluang tersebut dan lebih gencar promosi.

Hal itu terungkap dalam kunjungan Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Maroko dan Republik Islam Mauritania Hasrul Azwar, Senin (26/8). Kedatangan Hasrul diterima Asisten Administrasi Umum dan Aset M Fitriyus dan Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Nouval Makhyar serta sejumlah pimpinan OPD Pemprovsu lainnya.

“Sebagai putra daerah Sumut, saya sudah pasti menginginkan daerah asal maju dan berjaya. Saat ini saya bertugas di Maroko dan Mauritania, saya menilai banyak potensi dan produk unggul Sumut yang bisa dipasarkan di sana, khususnya kopi dan teh,” ujarnya.

Indonesia, kata Hasrul, sudah seperti saudara kandung bagi Maroko. Hal ini dipengaruhi oleh sejarah di masa lalu di mana Presiden Soekarno menjalin hubungan baik dengan raja di Maroko saat itu. Bahkan, beberapa nama jalan ditabalkan sebagai tanda hubungan baik ini, yakni Jalan Soekarno, Jalan Jakarta, Jalan Bandung, dan Jalan Indonesia.

Sebagai langkah awal, Hasrul memberi saran agar Sumut memulai dengan kerja sama Sister Province. Jika berminat, maka Sumut akan menjadi provinsi keempat yang kerja sama Sister Province setelah DKI Jakarta, Sumatera Barat, dan Jawa Barat. Disebutkan, Tanger yang merupakan kota pelabuhan di Maroko potensial menjadi pintu masuk produk unggulan Sumut.

Adapun hal lain yang disarankan adalah Pemprovsu membentuk tim promosi produk unggulan di luar negeri, penyediaan House of Product Sumut di luar negeri, menciptakan variasi promosi pariwisata di kedutaan Indonesia di luar negeri serta mengundang Sumut berpartisipasi pada Festival Kopi di Maroko pada November mendatang. (wol/aa/data2)

editor AUSTIN TUMENGKOL