Berkaca Kasus Baiq Nuril, Menkumham Wacanakan Revisi UU ITE

Menkumham Yasonna H Laoly (Foto: Okezone)
agregasi

 

JAKARTA – Menkumham Yasonna H. Laoly ingin merevisi Undang-Undang ITE lantaran berkaca kasus Baiq Nuril. Ia ingin duduk bersama dengan Menkominfo Rudiantara guna membahas wacana tersebut.

“Ya, jadi saya dan nanti dengan Menkominfo akan duduk bersama untuk melihat, untuk revisi dari undang-undang ITE. Tentunya pasti,” kata Yasonna di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/8/2019).

Yasonna menyatakan, UU ITE telah direvisi sebelumnya. Hanya saja, kata dia, masih perlu disempurnakan.

“Ini kalau kita revisi lagi, kali kedua kita revisi. Memang setelah kita lihat pasti adalah yang harus kita sempurnakan,” ujarnya.

Yasonna menegaskan, UU ITE hanya direvisi sehingga tidak dihapus lantaran UU ITE dinilai masih dibutuhkan karena maraknya hoaks di media sosial.

“Tapi bukan berarti menghilangkan, karena kalau kita hilangkan itu juga persoalannya bisa gubrak juga nanti,” ujarnya.

Politisi PDIP itu menambahkan, UU ITE merupakan jawaban dari maraknya hoaks di media sosial. Pasalnya, selama ini hoaks telah digunakan untuk merusak nama baik orang lain.

“Kita lihat sosial media dengan mudah digunakan untuk merusak karakter orang lain, maupun hoaks dan lain-lain, jadi itu yang kita lihat balance-nya seperti apa,” ujarnya.