_
Home / Warta / Indonesia Hari Ini / TGPF Duga Ada 6 Kasus Berkaitan dengan Penyiraman Novel Baswedan
TGPF bersama Polri menggelar konferensi pers kasus Novel Baswedan di Bareskrim Polri, Jakarta (Foto: Muhamad Rizky)

TGPF Duga Ada 6 Kasus Berkaitan dengan Penyiraman Novel Baswedan

agregasi

 

JAKARTA – Juru Bicara Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Nur Kholis menyebut ada kemungkinan penyiraman yang dilakukan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akibat balas dendam karena sejumlah kasus yang ditanganinya. Setidaknya ada 6 kasus ‘high profile’ yang sedang ditangani Novel diduga berkaitan dengan penyiraman tersebut.

“Kasus apa saja yang kami maksud satu kasus e-KTP, kedua kasus mantan Ketua MK saudara Akil Mochtar AM, kemudian kasus Sekjen MA, kasus Bupati Buol (Amran Batalipu), kasus Wisma Atlet, satu lagi kasus yang tidak dalam penanganan tapi miliki potensi mungkin kasus ini tidak terkait beliau tapi tidak menutup kemungkinan yaitu kasus penanganan sarang burung walet di Bengkulu,” kata Nur saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Selain keenam kasus tersebut, kata dia, masih ada kemungkinan kasus lain. Namun, karena adanya keterbatasan waktu hanya enam kasus itu yang bisa diteliti kemungkinannya.

“Semua harus dipertimbangkan motif ini rata-rata kasus yang ditangani melibatkan high profile kami menduga orang-orang yang bermaksud tidak melakukan sendiri tapi menyuruh orang lain (untuk menyerang Novel),” paparnya.

Sebelumnya, Nur mengatakan, hal itu perlu dilakukan lantaran berdasarkan pemeriksaan ulang tempat kejadian perkara (TKP) dan pengujian kasus tersebut ditemukan adanya temuan orang yang diduga pelaku. Untuk itu, pihaknya merekomendasikan pembentukan tim teknis kepada kapolri.

“TGPF merekomendasikan kepada Kapolri untuk melakukan pendalaman fakta terhadap satu orang tidak dikenal yang mendatangi rumah Novel pada tanggal 5 April dan 2 orang tidak dikenal yang berada di dekat tempat wudhu Masjid Al Ikhsan menjelang subuh dengan membentuk tim teknis yang memiliki kemampuan spesifik yang tidak dimiliki TGPF,” ujarnya.

Check Also

Wapres: Tutup Semua Celah Korupsi

JAKARTA, Waspada.co.id – Wakil Presiden, KH Ma’ruf Amin, menghadiri peringatan Hari Antikorupsi sedunia (Hakorda) yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.