Saksi Ceritakan Keakraban Kubu Jokowi-Prabowo saat Rekapitulasi Suara di KPU

Sidang sengketa hasil pilpres di MK. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

JAKARTA – Tim Hukum Capres-Cawapres 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin menghadirkan saksi Candra Irawan dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dalam persidangan, Candra menjelaskan bahwa dirinya ditugaskan sebagai saksi dari pasangan calon nomor urut 01 saat melakukan rekapitulasi suara tingkat nasional di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 4–21 Mei 2019.

Candra menuturkan, proses rekapitulasi suara meliputi pemilu legislatif DPR, calon anggota DPD, dan pemilihan presiden.

“Pembahasan diawali dengan penghitungan presiden dan DPR di luar negeri, kemudian tingkat provinsi. KPU provinsi atau PPLN membacakan hasil perolehan suara pemilu. Kemudian hasil perolehan suara resmi pemilihan presiden dan wakil presiden, DPR, DPD. Komisioner mempersilakan tanggapan para saksi, pertama presiden, yang saya alami proses secara cepat,” ucap Candra saat memberikan keterangan di ruang sidang MK, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/2019).

Advertisement

Candra kemudian mengungkapkan bahwa selama rekapitulasi suara berlangsung suasana akrab tampak dari saksi paslon 01 dan 02. Mereka bahkan kerap bercanda hingga bertukar makanan.

“Mungkin saya cerita sedikit suasananya saksi 01 dan 02 sangat akrab. Kami saling lempar lelucon. Karena sampai malam, kami saling berbagi snack,” beber Candra.

Kemudian Hakim Manahan Sitompul menanyakan ihwal keakraban yang disebutkan barusan saat tengah memberikan keterangan.

“Keakrabannya yang saudara maksud seperti apa dan bagaimana,” tanya Hakim Manahan Sitompul.

“Kami di sela acara atau ketika berikan tanggapan, kami saling berbincang, kadang salat bareng. Kami juga saling memberikan selamat dan berpelukan,” jawab Candra.