Serikat Buruh Yakin Aksi May Day 2019 Berlangsung Aman dan Damai

(WOL Photo/Ega Ibra).

JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea meyakini Aksi May Day di Indonesia akan berjalan aman dan damai. Pelaksanaan Aksi May Day dilakukan di seluruh Indonesia dan juga luar negeri seperti di Hong Kong, Macau , Taiwan oleh anggota KSPSI Perwakilan Luar Negeri.

“Sudah 9 kali saya langsung memimpin Aksi May Day dengan jumlah massa buruh yang sangat besar dan kami membuktikan aksi sebesar apapun bisa berjalan aman dan damai,” ujar Andi Gani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/5/2019).

Di Indonesia, Perayaan May Day yang dilakukan setiap tahunnnya berlangsung dengan damai dan diisi dengan berbagai kegiatan seperti Aksi Unjuk Rasa Damai, Bakti Sosial, Olahraga dan berbagai kegiatan positif lainnya.

May Day tahun ini terasa istimewa dengan tercapainya kesepakatan antara Presiden Jokowi dengan sejumlah pimpinan serikat buruh di Istana Bogor jelang May Day. Mereka yang diajak bertemu oleh Jokowi adalah Andi Gani Wea, Presiden KSPI Said Iqbal, Presiden KSBSI Mudofir, Presiden SARBUMI Syaiful, Presiden KSN Muchtar, dan Presiden KPBI Ilhamsyah.

Advertisement

Presiden Jokowi disebutnya merespons sangat positif usulan usulan pimpinan serikat buruh, pertama Revisi PP 78 soal Pengupahan dengan membentuk Tim Bersama yang terdiri dari pimpinan serikat buruh, pengusaha dan pemerintah, guna mencari formula terbaik revisi PP 78.

“Kedua, mengusulkan kepada Presiden Jokowi untuk menginstruksikan Kapolri untuk Desk Pidana Perburuhan di kepolisian untuk penyelesaian masalah-masalah pelanggaran hukum ketenagakerjaan yang dialami buruh dan tepat 1 Mei Desk Pidana Perburuhan akan diresmikan di Polda Metro Jaya dan akan dibentuk di Polda Polda lainnya,” kata Andi Gani.

Ketiga, mengusulkan ke Jokowi untuk mengeluarkan peraturan yang mewajibkan kawasan-kawasan industri menyiapkan tempat penitipan anak untuk buruh wanita di tempat kerjanya.