Pertemuan Prabowo dan Ulama di Ijtimak 3 Digelar Tertutup

Foto: Feri Usmawan/Okezone

JAKARTA, Waspada.co.id – Pertemuan calon presiden 02 Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh agama di Ijtimak Ulama dan Tokoh Nasional 3 digelar tertutup. Sejumlah awak media massa yang menunggu sejak pagi dihalang-halangi masuk oleh Laskar Pembela Islam (LPI).

Pertemuan Prabowo dan sejumlah tokoh agama dilakukan di lantai 10 Hotel Hotel Lorin Sentul, Bogor, Rabu (1/5). Prabowo naik ke ruang pertemuan sekitar pukul 16.45 WIB dengan penjagaan ketat.

Awak media massa yang coba mengikuti Prabowo menggunakan elevator dihalangi masuk oleh LPI. Mereka harus turun kembali ke lantai dasar.

Awak media mencoba menembus jalur lain menggunakan tangga darurat. Namun saat mencapai lantai 10, awak media tetap dilarang masuk. Alhasil sampai saat ini para awak media masih menunggu.

Petugas keamanan menyampaikan larangan meliput merupakan permintaan dari para ulama. “Jangan sampai masuk media,” bisik seorang petugas ke rekannya di balik pintu.

Prabowo datang ke Ijtimak Ulama 3 didampingi Amien Rais. Sejumlah tokoh terpantau hadir, yakni beberapa tokoh, seperti Yusuf Muhammad Martak, Slamet Ma’arif, Haikal Hassan, Abdul Rasyid Abdullah Syafii, Sohibul Iman, dan Priyo Budi Santoso.

Prabowo tetap datang meski sempat dilarang oleh Wakil Ketua Panitia Ijtimak Ulama 3 Bernard Abdul Jabbar mengatakan pihaknya menyebut acara ini murni untuk dihadiri para ulama dan tokoh agama Islam yang diundang. Sehingga capres-cawapres, dilarang datang.

“Kita tidak mengundang capres dan cawapres, tidak mengundang ketua-ketua partai, karena ini pure ulama,” kata Abdul saat ditemui di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Rabu. (cnnindonesia/ags/data2)