_
Home / Fokus Redaksi / Cinta dan Pengabdian Jadi Kunci Eksistensi STIK-P
WOL Photo/Ega Ibra

Cinta dan Pengabdian Jadi Kunci Eksistensi STIK-P

MEDAN, Waspada.co.id – Tepat 18 Mei 2019, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan merayakan Dies Natalis ke-32. Acara resepsi berlangsung sederhana di aula kampus Hj Ani Idrus, Jl SM Raja Medan, Sabtu (18/5) malam.

Diawali buka puasa bersama civitas akademika STIK-P, peringatan turut ditandai pemotongan tumpeng dan kue, penyerahan penghargaan kepada dosen yang sudah mengabdi selama 25 tahun, beasiswa mahasiswa berprestasi, pengumuman juara lomba, dan lucky draw.

Terus eksis hingga 32 tahun di tengah persaingan perguruan tinggi yang ada di Sumatera Utara, Ketua STIK-P Dr H Sakhyan Asmara MSP mengajak mahasiswa menanamkan jiwa nasionalisme sebagaimana ajaran pendiri Hj Ani Idrus.

“STIK-P selama ini berjalan tidak terlepas dari pedoman Pancasila. Seluruh dosen di sini akan terus komit untuk melahirkan lulusan siap pakai dan terbaik di bidangnya. Selama perjalanan ini, kita juga harus mengamalkan rasa nasionalis yang ditanamkan oleh ibunda Hj Ani Idrus,” tutur Sakhyan menambahkan banyak dosen juga alumni STIK-P sendiri.

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh dosen yang telah mengabdi kepada STIK-P. Ini memperlihatkan bahwa rasa cinta dan pengabdian para dosen kepada kampus turut berperan dalam eksistensi STIK-P. Kampus kecil ya, kualitas dosen dan mahasiswa boleh adu dengan kampus lain,” kata Sakhyan disambut aplaus hadirin.

Ketua Panitia Dies Natalis STIK-P ke-32, Austin Tumengkol SSos MIKom, melaporkan Dies Natalis dimeriahkan lomba-lomba dan penghargaan. Disebutkan, dosen pengabdian 25 tahun adalah Drs M Syahminan Lubis MAg dan beasiswa berprestasi dengan IPK 3,97 (selama lima semester) diraih Nazhira Anindy.

“Karena bentuk cinta, makanya saya bisa terus mengabdi selama 25 tahun di STIK-P. Saya juga berharap mahasiswa, dosen, karyawan hingga alumni turut mencintai almamater hingga terus eksis di dunia persaingan sekarang ini,” sebut Syahminan.

Menulis Feature dijuarai Fachril Syahputra, sedangkan fotografi dimenangi Dian Oryza Sitepu, Rahma Sindi Tia, dan Intan S Pasaribu. Tiga peserta terbaik public speaking adalah Louis Freedyana, Rimba Zait, dan Yolanda Berintan serta live report dijuarai oleh Nazhira Anindy, Imam Arif Musta’in, dan Siti Hajar. Rimba Z Nst juga menjadi pemenang Ranking I.

Hadiah utama lucky draw berupa sepeda dan tv 32 inci dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu menjadi milik Tiara Alberti dan Rini Harnum Lubis. Hadiah sepeda dari BPK RI dimenangi Dimas Wahyu Pratama. (wol/eko/data1)

editor: M AGUS UTAMA

Check Also

Potret STIK-P Berbagi Ilmu Fotografi Pada Masyarakat Kampung Aur

MEDAN, Waspada.co.id – Relawan Peduli Yatim Piatu Yayasan Al-Ishaq bersama Remaja Masjid Jami’ Aur menggelar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.