Tahun Ini Medan Utara Sudah Berdiri RS Type C

Foto: Kepala Dinas PKP2R Kota Medan, Benny Iskandar

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman Penataan Ruang (PKP2R) Medan, Benny Iskandar, mengaku memang ada keterlambatan dalam hal pembangunan rumah sakit type c di Kecamatan Medan Labuhan. Keterlambatan itu yakni karena ada kesalahan pada perencanaannya.

Dikatakan, saat penandatangan kontrak pembangunan rumah sakit type c pada Agustus 2018 lalu tidak diurus pelepasan aset eks puskesmas. Di mana, berdasarkan aturan pengelolaan keuangan dan aset negara, ketika aset dihancurkan maka materialnya terlebih dahulu dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Lokasi bangunan rumah sakit type c itu kan bekas puskesmas. Bangunannya dirubuhkan semua, tapi belum diurus pelepasan atau penghapusan asetnya. Harusnya kalau dibangun harus di nol kan dulu asetnya,” ungkapnya, Jumat (5/4).

Setelah diurus, maka prosesnya rampung pada Oktober 2018. Namun, setelah itu dia mengatakan ada masalah lain pada kontruksi bangunan.

“Awalnya di perencanan 26 meter pondasi. Setelah tiang pancang masuk 26 meter tidak berhenti, belum ketemu tanah kerasnya. Berarti kami bor lagi, ternyata 70 meter baru ketemu titiknya, berubahlah perencanaanya dan anggarannya,” jelasnya seraya menyebut perencanaan sudah dibuat 2012 lalu.

Advertisement

“Perubahan tiang pancang dari 26 meter ke 70 meter merubah anggaran hingga Rp10 miliar. Sementara nilai projek Rp102 miliar tidak bisa dirubah, makanya diputuskan ada perubahan, ada yang dihilangkan. Misalkan jumlah pengadaan AC dikurangi, tidak dibuat taman,” imbuhnya.

Kedua masalah itu, disebutkan Benny membuat jadwal kegiatan menjadi berubah. Namun, ia tetap menargetkan agar proyek tersebut rampung akhir November 2019.

“Ada 4 bulan waktu yang terbuang, tapi kita tetap targetnya selesai tahun ini. Makanya dibuat mobilisasi masa, jumlah pekerjanya ditambah biar selesai tepat waktu,” pungkasnya.(wol/mrz/data1)
Editor: SASTROY BANGUN