BNNP Sumut Musnahkan 8 Kg Sabu, Bandarnya Divonis Mati

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Utara memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu, Selasa (9/4).

Adapun pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu sebanyak 8 bungkus dengan berat 8.139 gram dengan cara dibakar menggunakan mesin incenerator.

Pemusnahan barang bukti sabu 8 Kg lebih ini, dipimpin langsung Kabid Pemberantasan BNNP Sumut AKBP Agus Halimuddin, didampingi Dir Res Narkoba Poldasu Kombes Pol Hendri Marpaung, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, dan Labfor Cabang Medan.

Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimuddin, mengatakan narkotika jenis sabu yang dimusnahkan milik delapan tersangka sindikat peredaran narkoba Internasional.

“Nantinya barang bukti sabu sebanyak 8 bungkus akan diedarkan ke Tanjungbalai, Siantar, dan Tanah Karo,” katanya usai melakukan pemusnahan.

Agus menuturkan, dari delapan tersangka pemilik sabu yang diamankan salah satunya telah divonis mati.

“Pemusnahan ini merupakan upaya menghentikan peredaran narkoba di Sumatera Utara,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumatera Utara menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu seberat 8 kg di Jalan Besar Patembo, Desa Sijawi-Jawi, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan.

Dalam penggagalan peredaran narkoba itu, petugas meringkus tujuh orang tersangka. Adapun identitas para tersangka berinisal KML (50), HU (42), P (40), ESG (46), AHS (34), M (34), TH (40).

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Atrial, Rabu (20/3), mengatakan ke tujuh tersangka yang diamankan merupakan sindikat jaringan internasional Malaysia, Asahan, dan Tanahkaro.

“Awalnya kita mendapatkan laporan adanya penyelundupan narkoba jenis sabu melalui jalur laut yang masuk dari Sungai Sarang Helang, Kabupaten Asahan,” katanya didampingi Kabid Pemberantasan BNNP Sumut, AKBP Agus Halimuddin.

Dari laporan itu, sambung Atrial, petugas berhasil mengamankan tersangka TH alias Boy yang perannya berkomunikasi dengan bandar di Malaysia lalu menghubungi tersangka ESG yang memiliki sarana transfortasi perahu sampan untuk mengambil dan membawa narkotika dari Port Klang Malaysia menuju Tanjungbalai, Asahan.

“Dari hasil pemeriksaan petugas melakukan pengembangan dengan mengamankan tersangka KM, HU, AHS, KML, dan P, yang turut serta dalam penyelundukan narkotika tersebut,” jelasnya.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ke tujuh tersangka dikenakan pasal tentang narkotika dengan ancaman seumur hidup atau hukuman mati,” tukasnya.(wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN