4 Kabupaten di Sumut Terima Bantuan Pengadaan Sumut Bor

Ilustrasi

LABUHANBATU, Waspada.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI menyerahkan bantuan pengadaan sumur bor air bersih kepada 4 kabupaten se-Sumatera Utara, baru-baru ini. Penyerahan bantuan dipusatkan di Desa Tanjung Harapan, Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.

Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu dalam kesempatan itu menyebutkan, manfaat bantuan sumur bor akan menyasar kepemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat di daerah-daerah.”Manfaat sumur bor mengatasi persoalan kebutuhan air bersih untuk masyarakat,” kata Gus Irawan.

Komisi VII DPR RI sebagai mitra pemerintah, kata Ketua Partai Gerindra Sumut ini, terus berupaya mengusulkan peningkatan anggaran untuk program pengadaan sumur bor dalam di seluruh wilayah Indonesia.

Dia mengisahkan manfaat program itu sangat dirasakan masyarakat Desa Aek Marian, Kabupaten Mandailing Natal. Warga setempat terbantu dengan kualitas air yang siap konsumsi dari air sumur bor di sana.

Sekretaris Satuan Kerja Khusus (SKK) Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Arif Setiawan Handoko, mengatakan, program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dirasakan efektif dan berhasil membantu masyarakat.

Menurut dia, pada tahun anggaran 2018, Kementerian ESDM telah membangun sebanyak 506 sumur bor di seluruh Indonesia. Di antaranya 4 kabupaten se-Sumut. “Sebanyak tiga unit di Labuhanbatu, yakni di Desa Tanjung Harapan dan di Desa Pangkatan, kecamatan Pangkatan. Serta Desa Kampung Bilah, Kecamatan Bilah Hilir,” bebernya.

Kemudian, kabupaten Labuhanbatu Utara 3 unit, yakni Desa Londut, Desa Sono Martani, Kecamatan Kualuh Hulu dan Desa Gunting Saga, kecamatan Kualuh Selatan.

Selanjutnya di Kabupaten Labusel di empat lokasi, yakni Desa Perlabian, Kampung Rakyat. Desa Aek Goti, Silangkitang, , Dusun Kandang Motor dan Dusun Simpang 4, Desa Aek Batu, kecamatan Torgamba.

Selanjutnya, di Kabupaten Padang Lawas Utara, di Desa Pasar Gunung Tua, Desa Sigama, Desa Sigama Ujung Gading, Kecamatan Padang Bolak. Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas), Sumihar Panjaitan melalui teks tertulisnya mengatakan, Badan Geologi Kementerian ESDM mempunyai tugas dan fungsi di bidang penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air.

Kata dia, tahun 2018 telah berhasil membangun sebanyak 2288 unit sumur bor di 33 propinsi dan 312 kabupaten, melayani 6,6 juta jiwa. Sementara di Labuhanbatu sejak tahun 2011 hingga 2018 telah berhasil dibangun sebanyak 7 unit sumur bor di 4 kecamatan dan memenuhi kebutuhan air bersih untuk 24.000 jiwa. (wol/min/data1)

Editor: Agus Utama