Jargas Mulai Aliri Kebutuhan Rumah Tangga di Medan

WOL Photo

MEDAN, Waspada.co.id – Infrastruktur yang dibangun menggunakan dana APBN 2018 ini, sudah mulai mengaliri 5.656 sambungan rumah tangga yang tersebar di beberapa lokasi. PT Hutama Karya (Persero) telah merampungkan pembangunan jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (Jargas) di Kota Medan.

Deputi Monetisasi dan Keuangan Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas, Parulian Sihotang, menuturkan setelah pipa distribusi tersebut selesai dibangun, Jargas Kota Medan selanjutnya akan dikelola oleh PGN.

“Pasokan gas Jargas Kota Medan berasal dari PT Triangle Pase Inc dengan volume sebesar 0,2 mmscfd,” tuturnya, Rabu (27/3).

Pada tahap ini Jargas Kota Medan tersebar di beberapa wilayah, yakni Tegal Sari Mandala I, Tegal Sari Mandala II, Tegal Sari Mandala III, Tegal Sari I, dan Tegal Sari III. Dengan total investasi pembangunan jaringan distribusi senilai Rp52 miliar.

“Di mana ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan ketahanan energi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Jargas diyakini dapat menghemat biaya bahan bakar masyarakat, ramah lingkungan serta mengurangi beban subsidi BBM atau LPG pada sektor rumah tangga,” ungkapnya.

Jargas juga dibangun di daerah-daerah yang memiliki sumber gas atau dekat dengan sumber gas serta memiliki jaringan transmisi. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat menikmati sumber daya alam yang ada di daerahnya.

“Medan merupakan salah satu daerah prioritas pembangunan Jargas sehingga pemerintah akan terus melanjutkan pengembangan jaringannya secara bertahap,” jelas Parulian.

Sementara itu, menurut Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT PGN, Tbk, Dilo Seno Widagdo, mengungkapkan alokasi Jargas milik Sumatra Utara untuk tahun anggaran 2018 sebanyak 11.216 sambungan rumah tangga (SR). Terdiri dari Kabupaten Deliserdang sebanyak 5.560 SR dan Kota Medan 5.656 SR.

“Untuk Kota Medan, Jargas yang sudah dipasang ke konsumen per 22 Maret 2019 sudah sebanyak 1.404 unit. Pembangunan SR mencakup wilayah Tegal Sari Mandala, Medan Area, dan Medan Denai,” tambahnya.

Sejak dibangun pertama kali Tahun 2009 dengan dana APBN, Jargas sudah mengaliri 325.773 SR pada 40 kabupaten/kota di 16 provinsi. Pada tahun 2019 akan dibangun lagi sebanyak 78.216 SR Jargas di 18 lokasi.

“Dan peresmian program Jargas di Medan pun menjadi momentum penting bagi PGN karena Ibu Kota Sumut ini juga sebelumnya tercatat sebagai salah satu lokasi awal pelayanan gas bumi yang dilakukan PGN,” pungkasnya.(wol/eko/data1)
Editor: SASTROY BANGUN