_
Home / Fokus Redaksi / Dana Iklan Kampanye Tak Transparan, Wartawan Desak Copot Ketua KPU Sumut
WOL Photo

Dana Iklan Kampanye Tak Transparan, Wartawan Desak Copot Ketua KPU Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut digeruduk sejumlah wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Unit KPU Sumut, Kamis (28/3). Pasalnya, lembaga penyelenggara pemilu ini diduga tidak transparan dalam menyalurkan anggaran iklan.

Koordinator aksi, Nelly Simamora, menyebut KPU Sumut telah mengkotak-kotakkan media massa dalam hal pendistribusian dana kampanye iklan Pilpres dan Pileg 2019.

“Pagu anggaran iklan media sebesar Rp3,7 miliar, dipecah sendiri dengan alat bukti hasil rapat pleno Komisioner KPU Sumut menjadi 3 media televisi dan 3 media radio sebesar Rp2,7 miliar. Kemudian 3 media cetak sebesar Rp630 juta dan 5 Media Daring (Online) sebesar Rp154 juta,” ungkapnya dalam orasi di depan halaman kantor KPU Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan.

Para juru warta ini menduga Ketua KPU Sumut, Yulhasni dan Komisioner Penmas, Safrialsyah melanggar Kepres Nomor 16 Tahun 2018. “Kuat dugaan juga bahwa Ketua KPUD Sumut, Yulhasni dan Komisioner KPUD Sumut tidak memahami dan tidak mematuhi aturan dan Peraturan Hukum yang ada di NKRI ini,” katanya sambil meminta DPRD Sumut dan KPU Rl segela mencopot Ketua KPU Sumut Yulhasni dan Komisioner Safrialsyah.

Setelah menyampaikan orasinya, perwakilan KPU Sumut yang terdiri dari Komisioner Mulia Banurea, Sekretaris DR Abdul Rajab serta Kabag Teknis Humas dan Hukum Maruli Pasaribu SH menemui massa.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah datang untuk menyampaikan aspirasinya ke KPUD Sumut. Dalam penyaluran iklan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), KPU Sumut hanya menjalankan regulasi yang telah ditentukan oleh KPU RI,” ujar Mulia seraya menyebut tidak ada niat KPU Sumut untuk mengkotak-kotakkan wartawan dan hanyalah menjalankan tugas saja.

Sekretaris KPU Sumut, DR Abdul Rajab Pasaribu, mengaku kalau terkait anggaran iklan KPUD Sumut pihaknya hanya menerima dan menjalankan mandat dari hasil pleno komisioner dan Ketua KPUD Sumut.

“Saya menerima mandat dari Ketua KPUD Sumut, bahwasannya iklan untuk media elektronik (radio dan televisi) sebesar Rp2,7 miliar, media cetak Rp630 juta dan media daring Rp154 juta. Masalah tender atau penunjukan langsung, itu saya tidak tahu,” kilahnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Gubernur Pelajari Aspirasi Pengunjuk Rasa

MEDAN, Waspada.co.id – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, menjumpai pengunjuk rasa dari kelompok buruh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.