_
Home / Aceh / 6 Pasangan Mesum Dicambuk
foto: istimewa

6 Pasangan Mesum Dicambuk

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Sejumlah enam wanita terbukti bersalah melanggar Syariat Islam berdasarkan putusan Mahkamah Syariah terpaksa dipapah usai menjalani hukuman cambuk.

Proses hukuman cambuk tersebut berlangsung di halaman Masjid Syuhada Gampong Lamgugop, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Senin (4/3). Pelaksanaan hukuman cambuk tersebut disaksikan seratusan orang.

Enam wanita tersebut dicambuk bersama dengan masing-masing pasangan. Enam pasangan nonmuhrim tersebut ditangkap karena berbuat ikhtilat dan khalwat atau mesum beberapa bulan lalu.

Mereka tampak lunglai dan tidak bisa berjalan ketika menuruni tangga panggung eksekusi. Sejumlah petugas Wilayatul Hisbah (WH) wanita atau polisi syariat Islam bersama seorang polisi wanita langsung memapah mereka masuk sebuah bangunan, tempat para terhukum dikumpulkan.

Enam wanita yang terpaksa dipapah usai dicambuk yakni Nurlaili binti Alainsyah, dihukum 23 kali cambukan, Rita Zahara binti Alm Bakhtiar dihukum 20 kali cambukan.

Kemudian, Netty Herawati binti Mukhtar dihukum 25 kali cambukan, Erlina binti Sipui dengan hukuman 25 kali hukuman cambuk.

Serta Nutidawati binti M Yusuf dan Yayang Maulida binti Zuwaini Oscar dengan hukuman masing-masing 10 kali cambukan.

Sedangkan pasangan laki-laki mereka yang juga dihukum cambuk yakni Edianto bin Abdul Hamid dengan hukuman 23 kali cambuk.

Kemudian, Rizki Kurniawan bin Alm Rusli Abdullah dengan hukuman 20 kali cambukan, Ria Zuelmi bin Zulkifli dengan hukuman 25 kali cambuk.

Serta Julfikar M Yusuf dengan hukuman 28 kali cambuk, Surya bin Hamdani dan Tarmizi bin Amiruddin dengan hukuman masing-masing 10 kali cambuk.

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP dan WH Aceh, Marwan, mengatakan enam pasangan nonmuhrim yang dicambuk tersebut ditangkap di sebuah hotel di kawasan Neusu, Banda Aceh, beberapa bulan lalu.

“Mereka dihukum cambuk karena melanggar Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat. Mereka terbukti bersalah melakukan ikhtilat maupun khalwat atau berduaan dengan bukan pasangan sah,” tukas Marwan.(wol/ant/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Wali Kota Minta Menteri PPPA Dukung UMKM Banda Aceh

BANDA ACEH, Waspada.co.id – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengharapkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.