_
Home / Warta / Mancanegara / Paus Fransiskus Minta Mafia Italia Bertobat
Foto: Paus Fransiskus (dok. AFP PHOTO/Andreas SOLARO)

Paus Fransiskus Minta Mafia Italia Bertobat

SISILIA, Waspada.co.id – Pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus meminta mafia Sisilia, Italia, bertobat untuk meninggalkan kehidupan kriminal dan kekerasan. Bagainya, pulau terbesar di Laut Mediterania itu lebih membutuhkan cinta.

“Berubahlah! Berhenti memikirkan dirimu sendiri dan uangmu, berubah!” cetusnya, pada misa yang dihadiri sekitar 100.000 orang di dekat pelabuhan Palermo, Italia, Sabtu (15/9), dikutip dari AFP.

“Pulau ini membutuhkan pria dan wanita yang dipenuhi dengan cinta, bukan lelaki dan perempuan yang penuh kehormatan,” ucapnya.

Pernyataan ini mengundang tepuk tangan riuh dari kerumunan massa, terutama saat setiap kali Paus menyebutkan kata ‘mafia’.

Peristiwa itu terjadi dalam lawatan Paus ke Sisilia, Italia, dalam rangka mengenang pendeta Giuseppe “Pino” Puglisi yang dibunuh oleh gerombolan mafia, pada 1993, saat mencoba menyelamatkan anak-anak muda di daerah miskin agar tidak jatuh ke tangan mereka.

Pino tewas di ulang tahunnya yang ke-56 dalam periode kampanye kekerasan kelompok mafia terhadap pemerintah atau pihak manapun yang berseberangan dengan mereka.

“Saya menunggu kamu,” katanya, kepada mafia, sambil tersenyum sebelum meninggal di ambang pintu rumahnya yang sederhana di Brancaccio. Pada tahun 2012, Paus Benediktus XVI secara resmi mengakui Puglisi sebagai seorang martir yang “dibunuh oleh kebencian terhadap keimanan”.

Kunjungan Paus selama satu hari itu juga merupakan bagian dari kampanye penentangan terhadap kejahatan terorganisasi yang sudah dilakukan di Italia selama 81 tahun.

Sebelum tiba di Palermo, Francis berhenti di Piazza Armerina, sebuah kota kecil yang miskin di tengah Sisilia.

“Anda tidak bisa percaya pada Tuhan sekaligus menjadi bagian mafia. Mereka yang menjadi anggota mafia tidak menuju kehidupan Kristiani karena kehidupan mereka adalah kehidupan yang menghujat Tuhan,” lanjut Paus.

Setelah misanya itu, Paus mengunjungi Brancaccio dan meletakkan karangan bunga mawar di luar rumah Puglisi.

“Lingkungan ini masih menderita” dan penuh dengan kejahatan, kata Maurizio Artale, presiden pusat sosial Padre Nostro yang didirikan oleh Puglisi.

“Tetapi semua orang yang menginginkan alternatif memilih kami, mereka membawa anak-anak mereka ke kami,” imbuhnya.

Sejak menjadi Paus pada tahun 2013, Franciskus secara terbuka menentang mafia dan menyerukan kepada umat untuk menghentikan semua kolaborasi dengan mereka. Diketahui, kalangan mafia kerap menjadi anggota dan dermawan dari paroki-paroki Katolik. (cnn/data1)

Check Also

Mancini: Italia Bikin Repot Sendiri

TAMPERE,Waspada.co.id – Roberto Mancini tampak sedikit terganggu dengan penampilan Timnas Italia saat bertemu Finlandia dalam ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.