Gerindra Klaim Prabowo-Sandiaga Lebih Digemari Kaum Milenial

Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menjalani tes kesehatan di RSPAD Gatot Subroto. Foto: Okezone/Heru Haryono
agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan, pemilih pemula atau kaum milenial menjadi salah satu perhatian khusus. Salah satunya dengan menampilkan cawapres muda Sandiaga Uno untuk mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang.

“Gerindra memiliki konsen yang besar terhadap pemilih milenial, di antara salah satu penyebab Gerindra memutuskan menggaet Sandiaga Uno sebagai cawapres karena sosoknya sangat familiar dengan kalangan milenial,” kata Nizar kepada Okezone, Minggu (26/8/2018).

Foto: Okezone/Arief Julianto

Menurut Nizar, dalam konteks pemilih milenial Prabowo diklaim selangkah lebih maju dibanding pasangan Joko Widodo (Jokowi). Prabowo lebih mengerti keinginan kaum milenial sehingga menggandeng Sandiaga sebagai pasangannya.

Advertisement

“Prabowo memahami kebutuhan kalangan milenial sehingga menyuguhkan Sandiaga Uno sebagai cawapres, agar aspirasi yang berkembang di pemilih milenial dapat tersalurkan secara maksimal,” imbuhnya.

Foto: Okezone/Arif Julianto

Anggota Komisi X DPR RI itu mengatakan, kubu Prabowo-Sandiaga akan terbuka lebar menyerap aspirasi khususnya dari kalangan milenial. Bahkan ia akan menyiapkan metode kampanye khusus untuk menarik simpati kaum muda yang jumlahnya tidak sedikit.

“Prabowo-Sandiaga membuka selebar-lebarnya pintu interaksi dengan pemilih milenial. Termasuk nanti model kampanye yang ditampilkan akan mengadopsi gaya anak milenial,” pungkasnya.

Sekedar informasi, berdasarkan data Saiful Mujani Research Consulting, setidaknya ada 34,4 persen masyarakat Indonesia ada di rentang umur 17-34 atau disebut dengan kaum milenial. Suara generasi milenial akan menjadi rebutan saat Pilpres 2019 mendatang.