Berstatus Tersangka, Kadishub Samosir Hanya Dikenakan Wajib Lapor

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan SIK. (WOL Photo/Sastroy Bangun)
Iklan

MEDAN, Waspada.co.id – Polda Sumut telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan Kadishub Samosir, NS, sebagai tersangka atas kasus tenggelamnya KMP Sinar Bangun di Danau Toba.

Namun begitu, sampai saat ini tersangka NS belum bisa ditahan dan hanya dikenakan wajib lapor seminggu sekali.

“Ya NS masih dikenakan wajib lapor seminggu sekali,” ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Jumat (13/7).

Dijelaskan, dalam kasus tenggelamnya KMP Sinar Bangun penyidik tengah melakukan pemeriksaan tambahan saksi ahli, ahli hukum negara dan BMKG.

“Kita tunggu hasil dari keterangan para ahli mengenai sistem penahanan tersebut,” jelas Tatan.

iklan

Diketahui, Polda Sumut telah menetapkan empat tersangka, yakni TS nakhoda KM Sinar Bangun, KN pegawai honor Dishub Samosir yang menjadi anggota Kepala Pos Pelabuhan Simanindo, Samosir FP, pegawai negeri sipil Dishub Samosir; dan RD, Kabid Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan Dishub Samosir.

Kelima tersangka dijerat Undang Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran jo Pasal 359 KUH Pidana dengan hukuman 10 tahun denda Rp1,5 miliar. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Iklan