Polisi Ringkus Pengendara Motor Lecehkan Siswi SMA Viral di Medsos

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, Waspada.co.id – Kasus pelecehan seksual yang dilakukan pengendara motor terhadap siswi SMA Methodist II akhirnya terungkap.

Dalam kasus tindak asusila itu, personil Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus pelaku yang bernama Syahputra (35) warga Jalan Ampera I, Kelurahan Sei Sekambing B, Kecamatan Medan Helvetia. ‎

‎‎“Yang bersangkutan kita amankan di tempat kerjanya di Mess Restoran Paramount, Jalan Putri Merak Jingga, Medan, Selasa (24/4) sekira pukul 02.00 Wib,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Selasa (24/4).

Dijelaskannya, Syahputra ditangkap beserta sejumlah barang bukti, berupa sepeda motor Honda Vario hitam coklat BK 5171 AHH, 2 helm, baju kaus hitam, kemeja merah bermotif batik, celana jeans dan sepatu. Dia diduga mengenakan barang bukti ini saat terekam kamera CCTV saat melakukan aksinya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, tersangka mengaku sudah berulang kali melakukan aksi remas dada perempuan. Pelecehan yang diakuinya dilakukan di Jalan Tapanuli Simpang Jalan Percut, Jalan GB Joshua Simpang Jalan Jambi, Jalan Talaud, Jalan Talaud Simpang Jalan MT Haryono, Jalan Bintang, Jalan Veteran, dan Jalan Thamrin.

“Motifnya sendiri masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut ya,” pungkasnya.

Diketahui, aksi pengendara sepeda motor jenis matic dengan memakai helm dan jaket menghebohkan pengguna media sosial (medsos).

Pasalnya, dalam video yang terekam kamera CCTV pengendara motor yang belum diketahui identitasnya itu melakukan tindak pelecehan seksual terhadap seorang siswa SMA dengan memegang dada korban.

Dari hasil rekaman video yang kini viral di medsos menerangkan, saat itu korban usai pulang sekolah sembari berjalan kaki di trotoar. Selanjut pelaku yang telah menunggu dengan mengendarai sepeda motornya menghampiri korban lalu memegang dadanya. Setelah aksi pelecehan selesai pelaku pun kabur.

Informasi yang diperoleh Waspada Online, Sabtu (21/4), aksi pelecehan itu dilakukan tersangka terhadap korban di Jalan Talaud. Hingga saat ini belum diketahui apakah korban membuat laporan pengaduan atau tidak ke polisi. (wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN