Mantan Bendahara RSUD Tanjungbalai Divonis 5 Tahun Penjara

WOL Photo/Ilham

MEDAN, WOL – Terdakwa mantan Bendahara Pengeluaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Tengku Mansyur Tanjungbalai, Novryska Saragih, divonis 5 tahun penjara denda Rp200 juta subsider 2 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Tipikor Medan atas kasus korupsi pengelolaan belanja langsung dan belanja tidak langsung pada tahun 2015.

Demikian pembacaan vonis tersebut pada sidang agenda putusan diketuai hakim Mian Munthe SH MH yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Ruang Cakra VIII, Senin (26/2).

Selain itu, majelis hakim juga mengenakan Uang Pengganti (UP) sebesar Rp1,3 miliar dengan ketentuan jika terdakwa tidak membayar maka akan diganti dengan hukuman penjara selama 1 tahun.

“Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan melanggar Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan  UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ucap Mian.

Sebelumnya, pada sidang agenda tuntutan, Novryska dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Toni F Pangaribuan dengan hukuman 6 tahun kurungan penjara.

Perlu diketahui, terdakwa ditangkap setelah merekayasa kas bendahara RSUD dr. Tengku Mansyur. Betul saja, dari pemeriksaan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) telah melakukan pemeriksaan fisik kas pada buku pengeluaran bendahara dan pemeriksaan pada bukti pertanggungjawaban diketahui negara mengalami kerugian sebesar Rp1 miliar lebih.(wol/ham/data1)

Editor: SASTROY BANGUN