Poldasu Selidiki dan Ambil Alih Kasus ‘Gembong’ Narkoba Afin Lehu

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan (WOL Photo)

MEDAN, WOL – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Sumut terpaksa menarik kasus penangkapan ‘gembong’ narkoba Arifin alias Afin Lehu untuk mendalami keterlibatan pihak lain.

Sebab, Polda Sumut menduga keberadaan Afin Lehu di Tempat Kejadian Perkara (TKP) penangkapan hotel kelas melati oleh Polsek Natal, melibatkan pihak lain.

“Kasus Afin Lehu memang kita tarik ke Direktorat Reserse Narkoba Poldasu untuk mendalami dugaan adanya keterlibatan pihak lain,” terang Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (23/1).

Disebutkan, penyidik ingin menggali keterangan dari tersangka Afin Lehu hingga bisa keluar dari Rutan tempatnya ditahan, dan berada di hotel saat dilakukan penangkapan dengan barang bukti narkoba.

“Yang perlu kita dalami, kenapa dia (Afin Lehu) bisa keluar dan siapa yang bertanggungjawab atau merekomendasi hingga tersangka bisa keluar dari rutan,” kata Nainggolan.

Informasi diperoleh, mobil Toyota Fortuner putih yang digunakan Afin Lehu saat berada di luar rutan bersama seorang wanita, merupakan kendaraan pribadinya.

Namun, belum diketahui dari mana mobil mewah tersebut hingga bisa berada di tangannya. “Ya, mungkin memang sudah di-stand by-kan di rutan,” sebut warga.

Sementara, buntut dari kasus tertangkapnya Arifin alias Afin Lehu (41) narapidana kasus narkoba oleh Polsek Natal di dalam kamar hotel Melati bersama istrinya Fia Ramadhani, Rabu (17/1) lalu, kepala Rutan Natal Amri Siregar akan diperiksa, dalam waktu dekat.

Kapolres Madina, AKBP Martri Sonny melalui Kasatres Narkoba AKP Muhammad Rusli SH, kepada wartawan melalui seluler, Minggu (21/1), mengatakan pemeriksaan Amri Siregar untuk mengungkap kronologis dan peran pihak yang terlibat.

Diuraikannya, pemeriksaan Amri Siregar akan dilakukan setelah penyidik selesai mengambil keterangan Arifin alias Afin Lehu dan istrinya. Pegawai rutan juga tidak tertutup akan diperiksa, terkait keberadaan Afin Lehu dalam Rutan Natal hingga bisa kabur dan menemui istrinya di dalam hotel.

“Keterangan tersangka Fia, mengaku datang ke Natal untuk membezuk suaminya. Namun yang menjadi pertanyaan dan harus kita telusuri, mengapa membesuk itu bisa bertemu di hotel, bukan di rutan dan sejumlah narkoba yang kini telah menjadi barang bukti,” tukasnya.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN