_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / Rakerda PHRI Sumut: Semua Organisasi Pariwisata Diajak Dukung Danau Toba
WOL Photo

Rakerda PHRI Sumut: Semua Organisasi Pariwisata Diajak Dukung Danau Toba

MEDAN, WOL – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) wilayah Sumut menggelar rapat kerja daerah yang ketiga di Grand Swisbel Hotel dengan mengajak semua organisasi kepariwisataan sama-sama berperan mendukung pembangunan Danau Toba.

Ketua BPP PHRI Sumut Bidang Organisasi Maulana Yusran, mengungkapkan hal itu saat memberi sambutan dalam Rakerda PHRI, Rabu (6/12) yang akan berlangsung sampai Kamis (7/12) besok.

Hadir dalam pembukaan Rakerda PHRI Sumut tersebut Nauval Mahyar, staf ahli Gubernur Sumut mewakili Gubsu, Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, Ketua ICA (Indonesia Chef Association) Hasan Basri, Ketua Appara Hendra Kaban, Ketua Asita Sumut Solahuddin Nasution, Ketua ACE (Asosiasi Chief Engineer), Ketua IHGMA (Indonesian Hotel General Manager Association) Riswan Surbakti, tokoh senior Pariwisata Sumut Hendry Hutabarat, Ketua Panitia Rakerda Prana Sorta Hutabarat, Sekretaris PHRI Sumut Dewi Juita Purba, Direktur BODT (Badan Otorita Danau Toba) Ari Prasetyo dan undangan lainnya.

Maulana Yusran mengatakan saat ini Sumut menjadi sorotan nasional karena pemerintah berkomitmen membangun Danau Toba sebagai salah satu tujuan utama wisata dari 10 daerah yang diprioritaskan. “Saya mengajak semua organisasi untuk turut mensukseskan agenda pemerintah,” kata dia.

Maulana Yusran menyampaikan harapannya karena dalam Rakerda PHRI kemarin hadir juga hampir semua organisasi lain yang membidangi pariwisata. “Saya yakin kalau organisasi kompak kita bisa kembangkan Danau Toba. Sudah menjadi tujuan pemerintah untuk mengembangkan pariwisata Sumut berstandar internasional,” jelas Maulana Yusran.

Bahkan, menurutnya, anggaran pemerintah untuk sektor pariwisata terus meningkat sehingga kontribusinya terhadap pendapatan nasional sudah berada di urutan kedua. “Devisa sektor Pariwisata sekarang sudah nomor dua. Seingat saya sekira Rp190 triliun. Itu karena para stakeholder bekerjasama mendorong kemajuan industri,” tuturnya.

Dari kerjasama yang digalang, kata dia, pemerintah pusat pun mendorong promosi besar-besaran di berbagia negara dengan menggunakan media internasional. “Hasilnya tidak sia-sia. Dan sekarang di pusat itu dibuat satu perbandingan. Kementerian Pariwisata menjadikan Malaysia sebagai acuan untuk dibanding-bandingkan.”

“Kalau misalnya pariwisata Indonesia meningkat apakah sudah bisa mengalahkan Malaysia. Jadi dibuat satu platform perbandingan,” tuturnya. Untuk Sumut, Maulana Yusran pun mengharapkan hal seperti itu.

Check Also

PHRI Sumut dan Gapura Angkasa Teken MoU Mudahkan Layanan Bandara

MEDAN, WOL – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut dan PT Gapura Angkasa menandatangani ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.