_
Home / Medan / DPRD Medan Tuntut Pelayanan RS Bunda Thamrin Profesional
WOL Photo/Muhammad Rizki

DPRD Medan Tuntut Pelayanan RS Bunda Thamrin Profesional

MEDAN, WOL – Ketua Komisi B DPRD Medan, Maruli Tua Tarigan, mengingatkan pihak manajemen RS Bunda Thamrin Medan supaya tetap memprioritaskan pelayanan sosial ketimbang komersil. Sama halnya dengan pelayanan tenaga medis agar lebih profesional.

Penegasan itu disampaikan Maruli saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke RS Bunda Thamrin Medan, Jalan Sei Batang Hari, Selasa (3/10). Selain Maruli, juga didampingi anggota Komisi B, Wong Cun Sen dan Edward Hutabarat. Kunjungan anggota dewan diterima Direktur RS Bunda Thamrin dr Teren M Kes, Husen Siregar dan staf lainnya.

Selain peningkatan pelayanan, pihak RS Bunda Thamrin, juga ditekankan untuk tetap mentaati ketentuan Amdal lingkungan dan ramah lingkungan terhadap pemukiman penduduk disekitar rumah sakit.

“Ketentuan Amdal harus dipatuhi. Kedepan Pemko-DPRD Medan akan melahirkan Perda Izin Lingkungan yabg nantinya akan memuat sanksi berat pidana dan administrasi,” tegasnya.

Ditambahkan Maruli Tua, seiring dengan peningkatan pelayanan rumah sakit, bagi tenaga medis seperti dokter, perawat dan pekerja lainnya dipastikan  menerima upah sesuai upah mininum kota (UMK) ketentuan pemerintah.

Sebab, menurut Maruli tidak mungkin tenaga medis memberikan pelayanan yang maksimal jika kesejahteraannya tidak terpenuhi.

Menanggapi saran anggota DPRD Medan, Direktur RS Bunda Thamrin, dr Teren, menyebutkan akan tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik.

“Kami juga berkeinginan menjadi rumah sakit terdepan. Kami tidak pernah membiarkan pasien kami tidak terlayani,” tukasnya. (wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Laporan Reses: Dapil II Krisis Lahan Pekuburan dan Rawan Narkoba

MEDAN, Waspada.co.id – Kecamatan Medan Polonia tampaknya butuh perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.