Breaking News
_
Home / Medan / PK5 Ditertibkan di Jembatan Kanal Jalan Bajak II
WOL Photo

PK5 Ditertibkan di Jembatan Kanal Jalan Bajak II

MEDAN, WOL – Jajaran Kecamatan Medan Amplas menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di Jalan Bajak II, Kelurahan Harjo Sari II Kecamatan Medan Amplas, terutama yang menggelar lapak di seputaran jembatan kanal, Selasa (12/9).

Kehadiran PK5 memicu terjadinya kemacetan karena menggunakan sebagian badan jalan untuk lokasi berjualan.

Selain meja dan tenda-tenda, para PK5 yang umumnya berjualan buah-buahan tersebut juga menggunakan pick-up untuk lapak mereka berjualan. Tak pelak kondisi itu sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas karena lapak mereka telah mengambil sebagian badan jalan, terutama pagi maupun petang hari.

Ditambah lagi para pembeli yang sebagaian besar mengendarai kenderaan bermotor baik roda dua dan empat juga memarkirkan dan berhenti seenaknya pada saat transaksi jual beli berlangsung. Sehingga kemacetan pun acapkali terjadi dan sangat mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Camat Medan Amplas, Khoiruddin Rangkuti, menurunkan seluruh jajarannya termasuk lurah dan kepala lingkungan (kepling). Penertiban dimulai sekitar pukul  09.00 WIB. Sebelum melakukan penertiban, para PK5 diminta untuk tidak berjualan dan segera meninggalkan tempat tersebut.

“Kawasan ini bukan tempat berjualan. Untuk itu kita minta kepada seluruh pedagang agar segera mengosongkan tempat ini. Jika itu tidak dilakukan, kita siap melakukan penertiban,” tegas Khoiruddin.

“Berhubung para pedagang bersikap kooperatif dan mengikuti apa yang diperintahkan, maka kita tidak jadi melakukan penertiban, termasuk penyitaan barang dagangan mereka. Kita harapkan dengan pendekatan persuasif yang kita lakukan ini, para pedagang tidak berjualan lagi di tempat ini,” sambungnya.

Setelah seluruh PK5 pergi, Khoiruddin selanjutnya memerintahkan kepada Lurah Harjosari II  beserta seluruh jajaran kepling agar siaga dengan melakukan piket setiap harinya. “Saya yakin jika kawasan ini terus dijaga, para PK5 tidak akan datang untuk berjualan kembali. Dengan demikian selain kelancaran lalu lintas tidak terganggu, kebersihannya pun terjaga,” ungkapnya.

Selain di seputaran jembatan kanal, Khoiruddin mengungkapkan, pihaknya juga telah mendata lokasi-lokasi lainnya di Kecamatan Medan Amplas yang rentan dengan kemacetan menyusul kehadiran PK5. Setelah dilakukan pendataan dan pemetaan, Khoiruddin menegaskan, pihaknya  segera turun untuk melakukan penertiban.

“Intinya penertiban yang dilakukan harus memberikan hasil maksimal,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Satpol PP ‘Bersihkan’ PK5 di 6 Lokasi Berbeda

MEDAN, Waspada.co.id – Penertiban terhadap pedagang kaki lima (PK5) kembali dilakukan Satpol PP Kota Medan, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.