Raline Shah Resmi Jabat Komisaris Independen AirAsia Indonesia

Istimewa
Iklan

JAKARTA, WOL – AirAsia Indonesia menyatakan aktris Raline Shah diangkat oleh pemegang saham menjadi komisaris independen.

Hal itu diungkapkan oleh CEO AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan saat ditanya mengenai pengangkatan artis kelahiran Jakarta 4 Maret 1984 itu dalam jajaran manajemen maskapai.

“Sebenarnya bukan direktur, tetapi komisaris independen. Kalau di luar negeri, komisaris kan disebutnya director,” kata Dendy, sebagaimana diberitakan Kompas.com, Selasa (8/8).

foto: instagram
foto: instagram

Menurut Dendy, keterangan resmi dari AirAsia Indonesia akan dirilis sore hari ini. Termasuk alasan pemegang saham mengangkat artis peran itu.

Penjelasan ini sekaligus meluruskan kabar yang sebelumnya beredar bahwa Raline Shah akan diangkat menjadi direktur AirAsia Indonesia. Munculnya kabar ini seiring dengan postingan bos AirAsia Toni Fernandes yang menyebut bahwa AirAsia Indonesia memiliki direktur baru, yakni Raline Shah.

iklan

“Our new director in AirAsia Indonesia @ralineshah. Smart creative humble. A real coup readying our company for IPO,” tulis Fernandes dalam keterangan fotonya.

Raline Shah lahir di Jakarta, 4 Maret 1984. Dia merupakan seorang aktris dan model berkebangsaan Indonesia. Tinggal dan besar di Medan, Raline Shah dikenal ketika menjadi salah satu dari finalis Puteri Indonesia 2008 dan menjadi puteri terfavorit. Raline adalah putri dari tokoh masyarakat Sumatera Utara, Rahmat Shah yang merupakan anggota parlemen di DPD RI.

Rahmat Shah juga sangat dikenal sebagai pencinta hewan langka dan mendirikan museum patung hewan langka, sebagai pendiri Monumen Keadilan di Medan. Raline dikabarkan menempuh pendidikan tinggi di National University of Singapore (NUS). Ia mengambil jurusan ilmu politik dengan gelar BA.

Sementara itu, saat ini AirAsia berencana menyatukan seluruh bisnisnya yang ada di Asia Tenggara. Namun, rencana ini tampaknya masih akan terbentur masalah regulasi.

Dalam sebuah laporan yang dirilis CIMB dan dikutip dari CNBC, Selasa (1/8/2017), AirAsia ingin memusatkan bisnisnya di Malaysia di bawah satu payung besar. Saat ini, AirAsia memiliki unit bisnis di Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, dan beberapa negara lainnya di luar Asia Tenggara.

Tujuan penyatuan bisnis ini adalah agar dapat go public alias melantai di bursa saham dengan perusahaan holding baru. CEO AirAsia mengumumkan rencana konsolidasi ini ketika metrik bisnis maskapai tersebut tengah kuat.

“Kami sedang dalam posisi yang fantastis. Saat ini faktor-faktor pertumbuhan sangat tinggi, bisnis dalam kondisi baik dan kami akan membeli 29 pesawat tahun ini,” ujar Fernandes beberapa waktu lalu.

Saat ini AirAsia sedang memesan 400 unit pesawat baru. Para analis menyatakan, AirAsia tampak sedang mempersiapkan pertumbuhan.

Hingga saat ini foto yang diunggah oleh Tony sudah mendapatkan 7.312 like dan komeentar dari warganet. (kompas/berbagai sumber/ags)

Iklan