Kapoldasu Beri Penghargaan Polisi Tembak Mati Bandar Narkoba

WOL Photo

MEDAN, WOL – Kapolda Sumut, Irjen Pol Paulus Waterpauw, memberikan penghargaan kepada personel Polsek Medan Timur, Ipda Paulus Wamilik Mabel atas keberhasilannya mengungkap kasus peredaran narkoba jaringan intersioanal. Dalam pengungkapan itu, Aiyub bandar narkoba ditembak mati petugas di kawasan Kanal Patumbak.

“Ini merupakan hasil kerja keras dan tindakan yang berani menembak mati bandar narkoba. Oleh karena itu, saya selaku Kapolda Sumut memberikan penghargaan dan apresiasi,” ungkapnya didampingi Wakapoldasu Brigjen Pol Agus Andrianto, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah, dan Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson F Pasaribu, Senin (14/8).

Paulus berharap dengan penghargaan yang diberikan dapat meningkatkan kinerja yang lebih dalam menindak setiap bandar narkoba. Sebab peredaran narkoba di Sumut sudah sangat meresahkan banyak generasi muda telah menjadi korban.

“Di sini saya tekankan kepada seluruh anggota agar tidak takut dan gentar dengan para bandar narkoba. Kalau melawan habisi saja. Tembak mati yang dilakukan merupakan instruksi langsung Presiden Joko Widodo,” harap mantan Kapolda Papua tersebut.

Sementara itu, Ipda Paulus Wamilik Mabel, merasa bangga atas penghargaan yang diberikan langsung Kapolda Sumut. Ke depan dirinya akan lebih sungguh-sungguh dalam bekerja memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat. “Saya baru setahun bertugas di Kota Medan. Saat ini saya bertugas di Polsek Medan Timur dengan jabatan sebagai Panit II Reskrim,” tuturnya saat ditemui Waspada Online usai menerima penghargaan.

Mabel sapaan akrab Paulus kepada wartawan menerangkan, dalam pengungkapan peredaran narkoba dibantu delapan anggotanya. Saat itu dirinya mendapatkan informasi dari masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di Jalan Beo, Mandala By Pass. Menerima laporan itu tim segera melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tersangka Aiyub dengan barang bukti 2 Kg sabu.

Namun saat dilakukan pengembangan di kawasan Kanal, Patumbak tersangka melakukan perlawanan sehingga terpaksa ditembak mati. “Semua yang dilakukan sudah sesuia prosedur dan diketahui Kapolsek Medan Timur,” tuturnya sembari mengaku berasal dari Desa Jiwika, Wamena, Papua.

“Penghargaan ini akan saya sampaikan kepada kedua orang tua yang telah menjadikan saya sebagai perwira polisi,” pungkasnya.(wol/lvz/yp)

Editor: SASTROY BANGUN