Lurah: Korban Penembakan OTK Bukan Warga Sini

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL – Aksi penembakan terhadap seorang IRT belum diketahui identitasnya yang dilakukan Orang Tak Dikenal (OTK)  di Komplek Griya Asam Kumbang, PT Torganda, Blok E, No 21, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, hingga saat ini masih diselidiki aparat kepolisian.

Akibat dari aksi koboi yang dilakukan korban langsung tewas di tempat dengan kondisi belumuran darah. Lurah Tanjung Selamat, H Achyaruddin S.Sos, mengatakan korban bukanlah warga tetap. Melainkan korban pendatang yang menyewa tinggal di Komplek Torganda tersebut.

“Enggak tau kita siapa identitas korbannya. Sebab dia di sini hanya menyewa perumahan yang baru tiga bulan tinggal di sini,” ungkapnya saat ditemui Waspada Online, di lokasi kejadian, Selasa (18/10).

Achyaruddin menyebutkan, dirinya tidak mengetahui persis kronologis aksi penembakan yang dilakukan OTK tersebut. Namun, saat ini jasad korban sudah dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik untuk dilakukan otopsi. “Saya taunya dari laporan masyarakat. Enggak tau saya kalau kronologisnya,” sebutnya.

Sementara itu, informasi Waspada Online di lokasi kejadian, peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.30 WIB dan berawal datang mobil Terios parkir mobil depan rumah korban. Di depan rumah, pelaku merupakan Orang Tak Dikenal (OTK) bertemu dengan suami korban dan sempat ribut-ribut serta menarik paksa sambil memborgol suami korban. Ketika hendak digiring untuk dinaikkan ke mobil pelaku, sang istri (korban) yang lagi menggendong balita sempat menghalangi agar suaminya jangan dibawa.

Tiga pelaku bersenjata api emosi dan satu orang diantara pelaku langsung melepaskan tembakan dan mengenai kepala korban hingga tewas. Melihat korban terjatuh bersama anak balitanya dengan berlumuran darah, pelaku langsung membuka satu borgol yang melingkar di satu pergelangan tangan suami korban dan diperintahkan membawa istrinya yang terkapar ke rumah sakit dengan mengendarai mobilnya Mitsubishi Pajero warna hitam.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN