_
Home / Fokus Redaksi / Poldasu Bentuk Timsus Selidiki Pungli Bongkar Muat di Belawan
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting. (dok. WOL Photo)

Poldasu Bentuk Timsus Selidiki Pungli Bongkar Muat di Belawan

MEDAN, WOL – Menanggapi perintah Presiden RI, Joko Widodo, soal dugaan praktik pungutan liar dwelling time (waktu bongkar muat) di Pelabuhan Belawan, penyidik Poldasu sedang melakukan mapping (pemetaan) kondisi atau permasalahan di sana. Dalam waktu dekat Poldasu juga akan membentuk tim khusus (Timsus).

“Menurut informasi Dir Krimsus, Dir Intel dan Kapolres Belawan sedang melakukan mapping di Pelabuhan Belawan. Mapping ini penting untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya di sana seperti permasalahan, kendala dan faktor non teknis lainnya,” jelas Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Rabu (14/9).

Lebih jauh, Timsus yang dibentuk nantinya diproyeksikan untuk menindak segala bentuk praktik dugaan pungli di Pelabuhan Belawan. Sebab, kata Kabid Humas praktik curang tersebut langsung berdampak pada perekonomian masyarakat.

“Timsus yang sedang dirancang ini tim lintas sektoral. Karena ini kepentingan negara, bukan kepentingan institusi. Jadi semua harus terlibat,” ucapnya.

Kabid Humas menambahkan, jika Timsus ini sudah terbentuk akan langsung bekerja. Harapannya, semua instansi yang terlibat mendukung penuh.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri untuk me­nindak dan menangkap kemungkinan adanya pelaku praktik pungutan liar (pungli) di Pelabuhan Belawan, Su­mut.

Pelabuhan Belawan, dwelling time (lama waktu bongkar dari kapal ke pelabuhan) masih mencapai tujuh hari karena masih ada praktik-praktik pungli yang tidak diinginkan. Padahal, kata Presiden penetapan dwelling time yang lebih singkat tidak semata berlaku di Tanjung Priok tapi untuk semua pelabuhan termasuk Tan­jung Perak, Jawa Timur; Tanjung Emas, Jawa Tengah, Belawan, Sumut, hingga Soekarno-Hatta, Makasar.

“Laporan yang saya terima yang sudah cukup baik di Tanjung Priok dan Makassar, yang lain masih belum,” tutur Jokowi belum lama ini.

Presiden menegaskan tidak akan memberikan toleransi apa pun kepada para pelaku pungli di lapangan. “Kita tangkap saja kalau ada yang masih main-main seperti itu. Tidak ada perintah lain,” tukasnya.(wol/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pemerintah AS Dukung Pembangunan Infrastruktur Transportasi Sumut

MEDAN, Waspada.co.id – Sebagai bagian dari dukungan pemerintah AS untuk infrastruktur transportasi di Indonesia, Departemen ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.