Penertiban Pedagang Sei Sikambing Ricuh

WOL Photo

MEDAN, WOL – Petugas Satpol PP Kota Medan menertibkan pedagang kaki lima (PK5) di pasar tradisional Sei Sikambing Jalan Kapten Muslim Medan, Kamis (4/8).

Selain melanggar peraturan, penertiban ini dilakukan untuk mengurai kemacetan. Pasalnya, separuh badan jalan digunakan para pedagang untuk sebagai lapak menggelar dagangan sehingga mengganggu kelancaran arus lalu lintas mulai sejak pagi sampai menjelang malam.

Penertiban dilakukan sekitar pukul 12.15 WIB dipimpin langsung Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan. Sempat terjadi perlawanan yang ditunjukkan para pedagang kepada Satpol PP. Kayu broti dan batu sempat mewarnai aksi penertiban ini. Namun, keributan tak berlangsung panjang, karena kedua kubu saling mengingatkan.

Kasatpol PP Kota Medan, M Sofyan, mengingatkan kepada para pedagang agar tidak berjualan kembali di badan jalan tersebut.

“Saya minta badan jalan ini tidak dipergunakan lagi untuk tempat berjualan. Selain melanggar peraturan, juga menyebabkan terjadinya kemacetan. Apabila bapak dan ibu kembali berjualan, kami akan melakukan penertiban kembali,” tegasnya.

M Sofyan menambahkan, penertiban ini dilakukan untuk menindaklanjuti perintah Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. Sebab, Wali Kota selama ini sudah cukup banyak menerima pengaduan dan keluhan dari masyarakat sekitar maupun pengguna jalan, terkait di makannya badan jalan sebagai tempat berjualan.

“Keberadaan para pedagang kaki lima ini sudah sangat meresahkan sehingga harus ditertibkan. Kalau mau berjualan, jangan di badan jalan. Sebab, Pemko Medan melalui PD Pasar telah menyediakan lokasi berjualan di Pasar Sei Sikambing. Untuk itu kita akan terus melakukan pengawasan, setiap hari kawasan ini akan kita pantau. Apabila para pedagang kembali berjualan, langsung kita tertibkan,” ketusnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN