_
Home / Medan / Eldin: Jaga Terus Multikultural di Perguruan Sultan Iskandar Muda
WOL Photo

Eldin: Jaga Terus Multikultural di Perguruan Sultan Iskandar Muda

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, berharap Perguruan Sultan Iskandar Muda terus mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter dan selalu menjunjung Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi akar dari perguruan tersebut. Sejak berdiri 29 tahun silam, perguruan ini dinilai telah banyak memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan melalui berbagai prestasi yang telah dicetak.

Eldin sangat mengapresiasi perguruan ini dan tetap menekankan pendidikan multikultural dalam proses pembelajarannya selama ini. Apa yang dilakukan perguruan ini, dinilainya menjadi salah satu solusi dalam memberikan arti perbedaan bukan untuk dibeda-bedakan kepada seluruh anak didik mulai sejak dini.

“Perbedaan ini merupakan kekayaan dan anugerah yang telah diberikan Allah SWT kepada bangsa Indonesia, khususnya Kota Medan. Dengan  perbedaan yang kita miliki ini tentunya akan menjadi kekuatan untuk lebih menyatukan diri. Saling menghormati dan menghargai merupakan kunci utama dalam melihat perbedaan,” katanya saat menghadiri HUT ke-29 Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda di Jalan T Amir Hamzah Pekan 1 Sunggal, Kecamatan Medan Sungal, Kamis (25/8).

Oleh karenanya Eldin berharap kepada seluruh anak didik yang telah belajar di Perguruan Sultan Iskandar Muda, tentunya sangat memahami perbedaan dan bisa mensosialisasikan maupun menerapkannya pada lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Kembali saya mengajak para orang tua agar benar-benar mengawasi anak-anaknya, terutama dalam pergaulan mereka sehari-hari,” himbaunya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementrian Pendidikan & Kebudayaan (Kemendikbud), Hamid Muhammad PHD, mendukung penuh himbaun Wali Kota, terutama menyangkut masalah narkoba. Dikatakannya, peredaran narkoba saat ini sudah memasuki dunia pendidikan dan tidak sedikit pelajar yang terlibat maupun menjadi korban narkoba.

“Ada 3 persoalan yang harus diselesaikan Kemendikbud sesuai permintaan Presiden. Pertama, masalah penguatan pendidikan karakter. Sebab, Presiden ingin masalah karakter, akhlak dan budi pekerti harus dibenahi melalui pendidikan. Kedua, pengurangan kesenjangan dalam pendidikan, salah satunya melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP). Untuk itu pelaksanaan program ini harus dikawal sehingga tepat sasaran. Sedangkan yang ketiga, Presiden sangat concern dengan pendidikan spesifikasi (kejuruan) sehingga harus terus ditingkatkan karena menjadi salah satu tiang pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Belum Rencana Pensiun, Legimin: Saya Masih Sanggup

MEDAN, Waspada.co.id – Segenap skuad PSMS Medan tengah diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan pasca-berakhirnya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.