_
Home / Medan / Keberagaman Komunikasi Tentukan Perkembangan Era Digital
WOL Photo

Keberagaman Komunikasi Tentukan Perkembangan Era Digital

MEDAN, WOL – Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” STIK-P Medan menggelar kuliah umum tentang kompetensi bidang Ilmu Komunikasi di aula kampus tersebut, Selasa (10/5).

Kali ini, STIK-P menghadirkan tiga narasumber masing-masing Filosa Gita Sukomono SIKom MA, Elva Rona SSos MSi, dan Ilyas Lampe SSos MSi. Dipandu Dra Hj Nadra I Vita MSi sebagai moderator, Filosa mengawali pemaparannya tentang komunikasi multikultur.

Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tersebut mengatakan bahwa komunikasi multikultur sangat mendukung dan berperan juga dalam mendukung para elemen di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Karena kita melihat bahwa komunikasi yang penuh dengan keberagaman ini akan mendorong para bidang-bidang untuk memanfaatkan perkembangan teknologi yang semakin pesat, dan tentunya proses komunikasi antar manusia akan menentukan sebuah tujuan dan proses komunikasi dan keberagaman di Indonesia,” tambahnya.

“Oleh karenanya, keberagaman komunikasi sangat menentukan  perkembangan era digital serta proses dalam menghadapi MEA,” sebut Filosa.

Sementara itu, Elva Rona menyampaikan bahwa ilmu komunikasi sangat berkesinambungan dengan jalannya proses perkembangan digital dalam menghadapi MEA tersebut.

WOL Photo
WOL Photo

“Apalagi kita melihat perkembangan teknologi, khususnya media, begitu pesat. Sekarang kita lihat era digital memasuki dunia teknologi di Indonesia dan para perusahaan media juga berusaha mengikuti dinamika tersebut dengan membuat penerbitan berita berbasis online. Ini yang dikatakan sebagai konvergensi media yang berkembang,” tutur Elva.

Paparan lain disampaikan Ilyas Lampe. Kepada mahasiswa, Ilyas membahas tentang Public Relations dan Corporate Social Responbility (CSR) berkaitan erat dan sangat berpengaruh dalam menunjang kemajuan perusahaan.

“Perusahaan-perusahaan yang terus bersaing ditentukan oleh manajemen dan strateginya untuk memajukan perusahaannya tersebut. Di sini sosok PR menjadi tombak dalam maju mundurnya perusahaan,” ungkapnya.

“Mungkin yang perlu ditambahkan adalah upaya kegiatan CSR untuk menunjukkan pencitraan positif, karena ini yang menjadi tolak ukur juga dalam perkembangan kemajuan perusahan tersebut. Tentu saja ini juga mendorong perusahaan berkembang menghadapi era MEA tadi,” pungkas Ilyas.

Ketiga narasumber juga memberikan hadiah buku kepada dua mahasiswa yang mengajukan pertanyaan terbaik, yaitu Eko Kurniawan dan Stephanie Limbong. Kegiatan ditutup oleh penyerahan cenderamata dari Ketua STIK-P, Hj Ida Tumengkol BComm MHum.(wol/eko/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Tiket KAI Masa Angkutan Lebaran Sudah Bisa Dipesan

MEDAN, Waspada.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai menjual tiket KA Reguler masa Angkutan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.