Suami Tukang Batu, Nenek Edarkan Ganja

WOL Photo/Lihavez

MEDAN, WOL– Hj. Nurhayati (62) warga Jalan Mesjid Taufik, Kecamatan Medan Perjuangan, kini harus menjalani sisa hidupnya di dalam sel tahanan Polsek Medan Timur.

Pasalnya, nenek yang sehari-harinya hanya bergantung hidupnya kepada suaminya yang bekerja sebagai tukang batu itu, ditangkap karena edar narkoba jenis ganja.

Kepada Waspada Online, Nurhayati, mengaku terpaksa menjadi pengedar ganja karena penghasilan suaminya tidak mencukupi tidak mencukupi kebutuhan sehari-harinya.

“Suami kerja sebagai tukang batu pak. Uang yang didapat tak cukup buat makan. Makanya aku nekad edarkan ganja,” ujarnya di hadapan Kapolresta Medan dengan wajah berurai air mata, Jumat (29/4).

Diungkapkan Nurhayati, ia menjalani bisnis haram itu baru beberapa bulan yang tak lain hanya untuk menghidupi keluarganya. “Nyesal saya pak polisi. Mohon bantu saya. Saya sudah tua,” ungkap nenek yang memiliki dua cucu tersebut.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, menuturkan penangkapan terhadap tersangka Nurhayati dilakukan atas laporan masyarakat karena mengedarkan ganja. Selain itu tersangka sudah lama menjadi target operasi (TO) aparat kepolisian.

“Tersangka ini kita amankan dikediamannya dengan barang bukti beberapa paket ganja,” katanya saat memaparkan tersangka di Polresta Medan didampingi Kapolsek Medan Timur, Kompol Bernard Malau, bersama Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, Iptu Ucox P Nugraha Rambe..

Kapolresta Medan menuturkan, selain menangkap tersangka Nurhayati, petugas juga mengamankan dua pengedar ganja lain bernama Iwan dan Jimmy. “Tersangka Iwan terpaksa kita tembak pada bagian perut. Sebab saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan terhadap petugas,” tutur Mardiaz.

“Para tersangka pengedar narkoba itu dikenakan pasal narkoba dengan ancaman diatas lima tahun penjara,” pungkas mantan Kapolres Madina tersebut. (wol/lvz/data2)

Edtor: SASTROY BANGUN