Pemerintah Jangan Terus Terbelakangkan Nias

ilustrasi (WOL Photo/M. Rizki)

MEDAN, WOL – Kabupaten Nias membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara soal krisis listrik yang melanda daerah itu selama beberapa hari belakangan ini. Diindikasikan lemahnya perhatian dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat soal listrik.

“Krisis listrik yang terjadi beberapa hari lalu sangat meresahkan, bagaimana tidak listrik mati beberapa hari di saat anak-anak sedang menghadapi Ujian Nasional (UN) Akhir, kalau begini siapa yang tanggung jawab? PLN kemana? pemerintah ngapain aja? “ tanya tokoh muda Sumut, Effendi Syahputra, Selasa (12/4).

“Lambatnya penanganan padamnya listrik beberapa waktu lalu mengindikasikan kalau daerah Nias ini kurang mendapat perhatian. Kasihan warga Nias dan sekitarnya. Listrik adalah sumber energi utama, lalu kemana janji-janji pemerintah maupun para caleg yang terpilih yang mau memperjuangkan hal tersebut,” kata Effendi yang juga merupakan Ketua Umum Pemuda Perindo.

Effendi menyatakan, solusi mengenai penanganan listrik di Nias harus juga dipikirkan secara jangka panjang dan terstruktur rapi. Sehingga ada satu bentuk penyelesaian terhadap permasalahan listrik yang akut di Nias.

“Solusi bukan hanya menyewa genset oleh PLN dari vendor dan kemudian kalau PLN telat bayar vendor pun seenaknya mematikan listrik, lalu mau sampai kapan hal itu dilakukan?” tutur Effendi geram.

Effendi memberikan gambaran bahwa solusi yang paling tepat adalah dengan membangun pembangkit-pembangkit tenaga listrik baru di sana.

“Para wakil rakyat asal daerah pemilihan Sumatera Utara, khususnya Nias harus bersinergi untuk berusaha memecahkan solusi krisis listrik di Nias, jangan cuma janji-janji saja kepada rakyatnya. Bagaimana Nias bisa maju bila listrik yang menjadi sumber penerangan saja tidak terurus dengan baik. Seharusnya ini menjadi perhatian semua pihak, para pemangku kepentingan maupun di pusat untuk sama-sama memecahkan persoalan ini,” tutup Effendi.(wol/rdn/data2)

Editor: SASTROY BANGUN