“Main Mata” Dengan Gembong Narkoba, Kalapas Lubuk Pakam Dicopot

WOL Photo/Ega Ibra

MEDAN, WOL – Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Lubuk Pakam, Setia Budi Irianto dan pihak pengamanan lapas dicopot karena memberikan fasilitas mewah terhadap gembong narkoba jaringan internasional.

Informasi yang diperoleh Waspada Online, Selasa (12/4) di lapangan, pencopotan Kalapas Lubuk Pakam, setelah BNN melakukan penggerebekan narkoba dan kegiatan ilegal di Lapas Kelas II Lubuk Pakam.

Di mana, Toni, salah seorang narapidana bandar narkoba jaringan Internasional mengaku selama ini bisa mengendalikan peredaran narkoba dari dalam lapas dan bahkan mengkonsumsi narkoba.

Narapidana yang divonis 12 tahun dan sudah menjalani hukuman selama 5 tahun di Lapas Lubuk Pakam tersebut, memiliki kamar sendiri dan memiliki fasilitas mewah yang dilengkapi AC, ruang karaoke dan fasilitas lainnya.

“Artinya, ditarik dan dinon-jobkan, sudah dilakukan serah terima hari ini,” ungkap Kepala Divisi Pemasyarakat (Kadiv Pas) Kemenkuham Wilayah Sumut, Yhosep Sembiring.

Diungkapkan Yhosep, jabatan tersebut, diisi oleh Aposan Silalahi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Lapas Lubuk Ppakam.

“Pak Budi sekarang ditarik ke Kemenkuham Sumut tanpa diberi tanggung jawab dan jabatan,” jelasnya.

Sambung Yhosep, pihaknya masih menunggu surat keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta untuk jabatan seutuhnya menjabat sebagai Kepala Lapas Lubuk Pakam.

“Untuk jabatan definitifnya, kita menunggu dari Kementerian dan Pak Mentri di Jakarta. Kita sifatnya menunggu dan menunjuk Plh saja untuk saat ini,” pungkasnya.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN