Bupati Nias Minta PLN Aktifkan Mesin APR

foto: Waspada

GUNUNGSITOLI, WOL – Bupati Nias, Drs Sokhiatulo Laoli MM, mengatakan solusi tercepat mengatasi krisis listrik di Kepulauan Nias adalah segera mengaktifkan kembali mesin pembangkit milik American Power Rental (APR).

Walau saat ini berbagai upaya sedang dilakukan PT PLN untuk menormalkan kembali pasokan listrik dengan mendatangkan sejumlah mesin pembangkit dari luar Nias, kondisi kelistrikan di Nias tidak dapat pulih dalam waktu cepat.

Bupati menyampaikan hal itu saat tiba di Bandara Binaka Gunungsitoli, Senin (11/4). Bupati mengaku telah melakukan berbagai upaya seperti melaporkan secara resmi krisis listrik yang terjadi di Kepulauan Nias kepada Presiden Joko Widodo, termasuk instansi terkait seperti PT PLN, Kementerian ESDM, DPR RI, dan DPD RI bahkan Dubes Amerika Serikat.

Menurut Bupati, berbagai upaya yang dilakukan sedikit banyak telah membuahkan hasil di mana Dirut PT PLN berjanji menangani permasalahan listrik di daerah itu dengan mendatangkan mesin pembangkit dari berbagai daerah, seperti Sumut, Jakarta, Aceh, dan Sumbar. Namun demikian, ungkap Bupati, usaha PT PLN mengatasi krisis listrik di Kepulauan Nias tentu tidak langsung dapat mengatasi persoalan tersebut.

“Kita berharap masalah krisis listrik segera teratasi dan salah satu solusinya PT PLN mau bernegosiasi dengan pemilik mesin APR untuk mengaktifkan kembali mesin miliknya,” harap Bupati Nias.

Bupati menambahkan, dengan beroperasinya kembali mesin milik APR, maka PT PLN memiliki waktu membenahi dan membangun mesin pembangkit baru milik sendiri serta tidak menimbulkan keresahan di masyarakat.

Bupati mengungkapkan pihaknya mendapat laporan dan keluhan masalah kesulitan masyarakat atas pasokan air bersih akibat pemadaman listrik yang sudah berlangsung seminggu lebih. Untuk itu dia telah memerintahkan pihak direksi PDAM Tirta Umbu segera mendistribusi aliran air dari sumber-sumber yang ada dengan menggunakan genset mobile.

Hingga saat ini, mesin genset mobile berjumlah 38 unit dengan kapasitas 4 MW sudah beroperasi di sejumlah lokasi. Mesin pembangkit dari Langsa yang sudah tiba berkapasitas 4,5 MW dalam dua hari ke depan juga sudah dapat dioperasikan.(wol/aa/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL