_
Home / Medan / Tersangka: Ustad Mujiono Itu Homo
Edy Supratman alias Edy Tagor (30) memakai sebo dan memakai baju tahanan Polsek Medan Sunggal.(WOL. Photo/gacok)

Tersangka: Ustad Mujiono Itu Homo

MEDAN, WOL – Usai diperiksa penyidik Reskrim Polsek Medan Sunggal, Edy Supratman alias Edy Tagor (30) selaku eksekutor penganiayaan, pembunuhan dan perampokan terhadap korbannya Ustad Mujiono (54) penduduk Jalan Sei Serayu I, Dusun IV, Desa Medan Krio, Kecamatan Sunggal, mengakui karena ingin memiliki barang korban.

Dikatakannya kepada Waspada Online, barang yang diambilnya dari korban PNS yang bekerja sebagai guru agama di SMPN 4 itu, berupa sepeda motor Honda Supra Fit, handphone Samsung dan dompet berisikan uang Rp500.000.-

Tersangka Edy penduduk Jalan Binjai KM 18,1, Kelurahan Sumber Karya, Kecamatan Binjai Timur, mengakui Ustad Mujiono baik kepadanya. “Dia cukup baik kepadaku bang,” tuturnya kepada Waspada Online di Mapolsek Medan Sunggal, Jumat (11/3).

Kebaikan korban ternyata dimanfaatkan tersangka. Pertemuan Edy dengan korban Mujiono, awalnya melalui jejaring social Facebook, Senin (22/2) dan akhirnya saling tukar nomor handphone.

“Setelah tukar nomor HP, kemudian kami sering berkomunikasi. Jumat (4/3) sekitar pukul 20.00 WIB, dia menelepon aku dengan berkata, Edy mau berhubungan badan sama bapak? sambil korban mengajak bertemu pada Sabtu (5/3) di Halte RS Latersia Jalan Binjai. Hari itu juga sekira pukul 08.00 WIB, bapak itu kembali menghubungiku melalui handphone dengan berkata, ‘jangan lupa nantinya ketemu,” jelas Edy bercerita kepada Waspada Online.

Di situlah ada niat tersangka merampok korban dengan cara membunuhnya. Kemudian mereka bertemu di halte rumah sakit tersebut. Selanjutnya mereka naik sepeda motor berboncengan, menuju ke History Iin Hotel & Restaurant di Jalan Binjai, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, terus masuk ke kamar No.2 hotel tersebut.

“Ustad Mujiono itu homo bang. Di dalam kamar hotel aku diajaknya melakukan hubungan homoseksual. Setelah melakukan hal itu, korban duduk di lantai dengan membelakangi aku. Saat itulah aku mengambil handuk dan langsung menjeret leher korban, lalu menariknya dengan kuat, sambil kedua kakiku mengapit kedua tangan korban agar dia tidak dapat melakukan perlawanan.

Melihat korban lemas dan terkulai terlentang di lantai sambil mendengkur, aku kembali membekap mulut korban dan menekannya dengan kuat sehingga korbanpun tak bergerak lagi.

Spontan, aku bergegas membawa sepeda motor Honda Supra Fit, hanpdhone Samsung dan dompet korban lalu meninggalkan hotel, terus menemui Bambang Guntur Purwanto di Asrama Haji Medan untuk menjual sepeda motor korban,” ungkap Edy.

Selanjutnya mereka pergi mengenakan dua potong celana jeans dan satu baju kaos dengan menggunakan uang milik korban.

Setelah bersama Bambang Guntur Purwanto, tersangka mencari orang yang bersedia membeli sepeda motor korban.

Karena tidak ada yang mau membeli, terus tersangka menemui temannya Wawan Setiawan di Stabat, Kabupaten Langkat dan minta tolong carikan orang yang mau membeli sepeda motor. Lalu kendaraan itu diserahkan tersangka kepada Wawan, lalu Wawan menyimpannya di rumah.

Dengan kecepatan petugas, akhirnya tiga tersangka ditangkap polisi di tempat terpisah. Dari tersangka, polisi menyita barang bukti, handuk, sepeda motor Honda Fit, handphone android merek Samsung warna coklat, baju kaus berkerah warna merah kuning biru, dua potong celana pendek jeans warna biru.

“Aku bertobat dan inilah yang terakhir dan untuk seterusnya,” ungkap Edy Tagor dengan penuh menyesal.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry Azhar Hasry SH, SIK, MH didampingi Kanit Reskrim Iptu Nur Istiono SIK, SH dan Panit Reskrim Iptu Boyke Barus SH, mengatakan pihaknya tengah melengkapi berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tersangka dan diharapkan BAP cepat diajukan ke JPU.(wol/gacok/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polisi Bakal Lakukan Rekonstruksi Tahap II Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Penyidik Polda Sumut dan Polrestabes Medan akan kembali melakukan rekonstruksi tahap II ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.