DPD Minta Publik Tak Salahkan Presiden Soal Cekcok Menteri

Ilustrasi (foto: Ist)

JAKARTA, WOL – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa disalahkan dalam kasus perang dingin Menteri di Media Sosial (Medsos).

“Saya tidak bisa juga menyatakan ini kelemahan presiden,” tegasnya di Gedung DPR Jakarta, Jumat (4/3).

Menurutnya, salah satu kemungkinan ini bisa terjadi karena energi demokrasi terlalu besar untuk mendiskusi kan hal. Kadang juga publik menikmati yang terjadi. Sehingga pejabat publik terjebak dengam perang di sosmed.

“Jadi manusiawi menurut saya. Tapi alangkah eloknya jika perdebatan terkait kebijakan strategis itu dibahas secara internal. Kalau di sosmed itu boleh hal-hal informal,” jelasnya.

Diketahui sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung melalui akun twitternya @pramonoanung, Kamis 25 Februari menyindir Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar yang telat saat naik penerbangan Garuda Indonesia tapi malah minta dilayani berlebihan.

“Hari gini koq masih ada pejabat yg minta dilayani berlebihan, sudah ngga jamannya. Kalau terlambat ya ditinggal saja #Garudaku,” cuit Pramono.

Cuitan kader PDI Perjuangan ini kembali dibalas Marwan.”Hari gini kok baca berita masih setengah-setengah yo dibaca baik-baik beritanya. Baru komentar, senengane ngono kui,” tulis Marwan.

Kasus terbaru adalah aksi bully Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli kepada Menteri ESDM Sudirman Said di media sosial Ini sebenarnya sudah terjadi sejak mencuatnya kasus #PapaMintaSaham yang Sudirman Said ungkap di saat sedang berlangsung proses perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia untuk menambang mineral di Timika, Papua.

Sempat mereda seiring proses hukum kasus yang menyeret pengusaha Riza Chalid dan membuat Setya Novanto mengundurkan diri sebagai Ketua DPR tersebut. Namun pada akhir Februari lalu akun media sosial Menko Rizal Ramli menyebarkan meme tentang Menteri Sudirman Said.

Lewat akun Twitter-nya, Senin (29/2) Rizal menulis, “Walah.. Walah.. Kok sibuk analisa kelakuan sendiri. Lucu deh… Sebelumnya, Rizal membalas salah satu komentar netizen yang mengaitkan akun miliknya dengan berita di sebuah media soal kekesalan Menteri Sudirman Said karena dihambat koleganya di pemerintahan. Waktu itu Rizal membalasnya dengan menulis, Kesal sibuk analisa diri sendiri.”(inilah/data1)