_
Home / Medan / Dispenda Sumut Akui Ada Perbedaan Data Ranmor
Ilustrasi

Dispenda Sumut Akui Ada Perbedaan Data Ranmor

MEDAN, WOL – Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara mengklaim ada perbedaan besaran data pajak kendaraan bermotor dengan Ditlantas. Hal itu disebabkan adanya perbedaan metode pembayaran pajak dalam pengumpulan data oleh Dispenda. Sedangkan di Samsat mendata dari pendaftaran dan pembayaran.

“Padahal keluar dari dealer, ada tenggang waktu untuk membayar pajak. Karena meski udah mendaftar belum tentu bayar,” kata Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sumatera Utara Razali, Sabtu (12/3).

Oleh karena itu, pihaknya meminta waktu untuk mendata ulang jumlah kendaraan bermotor (ranmor) agar dapat disinkronkan dengan Jasa Raharja maupun Ditlantas.

“Karena masing-masing data valid apalagi kemarin ada pemutihan dan yang mendaftar tapi tidak membayar,” ungkapnya.

Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sumut l Markus Horo, memaparkan jumlah ranmor 5.824.720 unit dan yang melunasi Sumbangan Wajib Dana kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) periode tahun 2015 sebanyak 2,5 juta unit atau senilai Rp 152,718 miliar.

Sedangkan untuk realisasi pajak ranmor hingga 29 Februari 2016, dari target Rp 1,566 triliun, telah terealisasi Rp 259,691 miliar. Untuk potensi yang daftar ulang 2.221.994 unit dan realisasi bea balik nama target Rp 1,071 triliun dan realisasi Rp 153,867 miliar.

Sementara, dari paparan Wakil Direktur Ditlantas Marcelino, jumlah ranmor hingga tahun 2015 sekitar 5,8 juta dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2015 sekitar Rp 52,203 miliar dengan pajak ranmor sekitar Rp 790 miliar.(wol/cza/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Elpiji Ditambah, Pertamina Tegaskan Harga Sesuai HET

MEDAN, Waspada.co.id – Pantauan Pertamina dan berdasarkan laporan warga, harga elpiji 3 kg di tingkat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.