_
Home / Aceh / Nelayan Aceh Barat Keluhkan Infrastruktur PPI Krueng Cangkoi
foto: Istimewa

Nelayan Aceh Barat Keluhkan Infrastruktur PPI Krueng Cangkoi

MEULABOH, WOL –  Nelayan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengeluhkan infrastruktur Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Krueng Cangkoi.

Abdullah Sani salah seorang nelayan di Meulaboh mengatakan, selama ini aktivitas nelayan selalu terganggu akibat dangkalnya muara Krueng Cangkoi yang merupakan satu-satunya jalur keluar masuknya kapal motor (KM) nelayan.

“Untuk membongkar hasil tangkapan selama ini masih harus ke TPI Ujong Baroh, sementara kondisi muara itu sering dangkal dan sudah banyak merugikan nelayan, harapan kami ya segera diselesaikan pelabuhan baru itu,” katanya seperti dilansir Antara.

Abduulah Sani merupakan salah satu nelayan yang tergabung dalam Komunitas Nelayan Tradisional (Kontan) Aceh Barat yang selama ini sering menyuarakan tentang perihal kehidupan masyarakat nelayan yang membutuhkan perhatian pemerintah.

Di lokasi sedang dibangunnya TPI baru tersebut awalnya merupakan pemukiman masyarakat Desa Padang Seurahet, namun setelah disapu gelombang Tsunami 2004 silam, kawasan tersebut sudah seperti pesisir pantai tidak bertuan.

Masyarakat yang awalnya pernah tinggal di lokasi itu meminta pemerintah menjadikan lokasi peninggalan mereka tidak hanya sebagai tempat pendaratan ikan, namun juga sebagai lokasi pengembangan ekonomi kreatif.

“Kalau cuma untuk TPI mungkin masih ada hal lain yang dapat dibangun di sana, umpamanya mengembalikan fungsi perkampungan di sana sehingga kami bisa membuat kios-kios atau semacam usaha kecil untuk keluarga,” tambah Koordinator Kontan Indra Jeumpa.

Pemkab Aceh Barat menargetkan pelabuhan tersebut segera tuntas untuk membuka poros maritim di kawasan barat selatan Aceh, selama ini TPI Ujong Baroh juga menjadi salah satu tempat persingahan nelayan daerah tetangga membongkar hasil tangkapan karena letaknya sangat strategis.

Sementara itu hasil pantauan di lokasi pembangunan PPI, selain sudah menjadi tempat sandaran kapal-kapal nelayan, di lokasi setempat juga sudah dipersiapkan satu Stasiun Pengisian Bahan bakar Nelayan (SPBN), karena selama ini nelayan masih harus mengambil BBM di SPBU seputar Kota Meulaboh.(wol/ant/hls)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Polres Belawan, TNI AL, dan Masyarakat Kompak Jaga Keamanan

MEDAN, Waspada.co.id – Polres Pelabuhan Belawan, TNI AL, dan masyarakat kompak menjaga situasi keamanan di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.