Jokowi Minta Warga Tidak Panik Bom Sarinah

Ledakan di pos polisi (foto: Antara)

JAKARTA, WOL – Sekira pukul 10.40 WIB pagi tadi,  warga Jakarta digemparkan dengan ledakan diduga bom yang terjadi di kawasan Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Terkait itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta warga untuk tidak panik.

“Negara, bangsa, dan, rakyat, kita tidak boleh takut, tidak boleh kalah, oleh aksi teror seperti ini. Saya berharap masyarakat tetap tenang,” kata Jokowi yang tengah berada di Majalengka saat dihubungi oleh wartawan, Kamis (14/1).

Ledakan terjadi sebanyak lima kali dan tersebar di bebebrapa titik, di antaranya di depan coffee shop dan pos Polisi di persimpangan Sarinah. Ketika terjadi ledakan masyarakat yang melintasi lokasi kejadian berhamburan menjauhi lokasi.

Ketika terjadi ledakan, sejumlah pengunjung mal Sarinah juga berusaha menyelamatkan diri. Hingga berita ini diturunkan, polisi dari Densus Antiteror dan Gegana Polda Metro Jaya masih bersiaga dan memperketat pengamanan di lokasi.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, mengatakan pihaknya masih melakukan pengamanan di area lokasi ledakan bom dan dalam gedung mal Sarinah. Berdasarkan informasi saksi mata, ada pelaku yang menuju ke dalam mal saat terjadi ledakan dan tembakan,” sebut Anton.

“Untuk jumlah pelaku diduga lebih dari enam orang yang menggunakan pakaian putih, di antaranya ada yang menggunakan sepeda motor jenis trail. Untuk korban berjumlah enam orang, tiga anggota polisi yang berjaga di areal lokasi dan tiga lagi sipil. Namun empat dipastikan tewas di mana salah satunya anggota polisi,” tuturnya.

Ledakan yang terjadi juga memaksa pengamanan di Kompleks Parlemen Senayan diperketat. Didi, petugas pengamanan dalam DPR di pintu masuk kompleks, menyebutkan ada instruksi dari Kabag Pamdal untuk memperkecil akses masuk.

Hasil pantauan, pintu masuk yang biasa dilalui pejalan kaki mengarah ke Jalan Tentara Pelajar digembok. Pegawai DPR, wartawan hingga tamu yang ingin keluar dan masuk, meskipun memiliki tanda pengenal, harus memutar melalui pintu masuk kendaraan bermotor yang mengarah ke Jalan Gelora.

Kapolres Jakarta Barat, Kombes Pol Rudi Herianto, sempat mengunjungi pos polisi yang tepat berada di pintu masuk Kompleks Parlemen. Dipastikan, sampai sejauh ini tidak ada aksi teror di kawasan Palmerah dan sekitarnya. (wol/eko/metrotv/kompastv/okezone/data2)

Editor AUSTIN TUMENGKOL