Besok Pasar Timah Digusur, Pedagang Menolak

Ilustrasi (WOL Photo/Lihavez)

MEDAN, WOL – Berdasarkan surat pengumuman bernomor: 511.3/0005/PDP-KM/2016 tertanggal 4 Januari 2016 yang ditandatangani Dirut PD Pasar, Benny H Sihotang, menghimbau para pedagang Pasar Timah untuk mengesongkan kios-kiosnya, Rabu (6/1) besok.

Namun himbauan itu tidak dihiraukan pedagang. Ratusan pedagang Pasar Timah Jalan Timah, Kelurahan Rengas II, Kecamatan Medan Area, tetap bersikeras bertahan di kiosnya masing-masing.

Hal ini diungkapkan Ketua Forum Pedagang Pasar Timah, Ahmad, kepada Waspada Online, Selasa (5/1). “Sekarang ini Pasar Timah statusnya masih standvas namun para pedagang masih tetap berjualan seperti biasa,” ungkapnya.

Dikatakan Ahmad, para pedagang tidak terpengaruh dengan beredarnya surat edaran tersebut karena masalah Pasar Timah hingga kini masih dalam gugatan banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara dan status Pasar Timah masih standvas karena belum ada kekuatan hukum yang tetap.

Menurutnya, pihak PD Pasar berkali-kali telah mengeluarkan surat edaran untuk pengosongan terhadap 200 kios/stand yang ada di Pasar Timah namun para pedagang tidak menghiraukannya, apalagi lokasi Pasar Timah berada di badan jalan umum dan belum ada izin perubahan peruntukan dan masih berstatus jalan kota.

Dijelaskan Ahmad pihaknya tidak setuju dengan revitalisasi atau relokasi Pasar Timah karena pasar ini merupakan pasar tradisional yang harus tetap dipertahankan apalagi Pasar Timah pernah meraih juara II Pasar Tradisional terbersih di jajaran PD Pasar. ‎

“Relokasi sementara yang disediakan di sekitar Yanglim Plaza sudah hancur karena tidak ada pedagang yang menempati. Selain itu, beberapa bangunannya telah dibongkar sendiri oleh pihak PD Pasar atas perintah ‎pihak PT KAI karena bangunan kios penampungan berada di sekitar jalur rel kereta api,” tutur Ahmad.

Pantauan Waspada Online di Pasar Timah, Selasa (5/1) para pedagang terlihat masih melakukan aktivitas melayani para pembeli seperti biasa dan tidak terpengaruh dengan  surat pengumuman yang ditandatangani Dirut PD Pasar, Benny H Sihotang.

Dalam surat edaran tersebut, pihak PD Pasar meminta agar seluruh pedagang resmi yang terdaftar di PD Pasar Kota Medan untuk segera mengosongkan sendiri kios/stand paling lambat, 4 Januari 2016 dan menempati tempat penampungan sementara yang telah disediakan di lokasi Yanglim Plaza.(wol/lvz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN