_
Home / Aceh / Presiden: Pangkas Kerumitan Birokrasi
WOL Photo/chairul sya'ban

Presiden: Pangkas Kerumitan Birokrasi

LHOKSUKON, WOL – Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo mengatakan, pihaknya bekerja keras untuk menggerakkan pembangunan pedesaan melalui alokasi dana desa, pembangunan perumahan, peningkatan akses kesehatan dan kondisi kesehatan serta peningkatan fasilitas dan kualitas pendidikan. Dan yang tidak kalah penting, pemerintah juga terus mendorong pembangunan karakter bangsa.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam amanatnya yang dibacakan Wakil Bupati Aceh Utara, Drs. H. Muhammad Jamil MKes saat bertindak sebagai Pembina Upacara HUT Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke 44 di lapangan serbaguna Lhoksukon, Aceh Utara, Senin (30/11).

“Saya berharap kerja keras itu akan memberikan fondasi bagi kita semua untuk terus melangkah, serta tetap optimis dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan yang makin berat dan kompleks. Langkah pertama seringkali yang tersulit, tetapi juga yang terpenting,” demikian amanat Jokowi.

Pada kesempatan HUT ke 44 KORPRI ini, Presiden juga meminta untuk memperhatikan lima amanat yang ingin disampaikannya, diantaranya yang pertama, lakukan percepatan reformasi birokrasi di semua tingkatan. Lakukan reformasi birokrasi tanpa basa-basi, cari terobosan serta cara-cara baru dengan menghindari business as usual.

Berbagai upaya perbaikan harus terus dilakukan dari hulu sampai hilir, baik pada area perubahan mental aparatur, kelembagaan, ketatalaksanaan, SDM aparatur, akuntabilitas, pengawasan, peraturan perundang-undangan, maupun area perubahan pelayanan publik. Rakyat ingin segera melihat terwujudnya birokrasi yang bersih dan akuntabel, birokrasi yang efektif dan efisien, birokrasi yang melayani bukan dilayani, serta birokrasi yang memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Kedua, bangun mentalitas baru yang positif, yang berintegritas yang memiliki ethos kerja, dan yang berjiwa gotong royong. Bongkar pola pikir dan mentalitas-mentalitas lama yang negatif. Jadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh anggota KORPRI, bukan sebatas program atau proyek yang digerakkan oleh anggaran,” terang Jokowi dalam amanatnya.

Dengan Integritas, kita kembalikan jati diri KORPRI sebagai abdi negara yang terpercaya. Dengan etos kerja, kita tegaskan kembali KORPRI sebagai abdi masyarakat dan pelayan rakyat yang tangguh. Serta dengan gotong royong, kita tegakkan kembali eksistensi KORPRI sebagai motor penggerak pembangunan nasional.

“Persiapkan diri menuju birokrasi yang dinamis, inovatif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Pangkas semua kerumitan birokrasi serta pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik dengan kualitas tinggi dan waktu yang cepat. Birokrasi harus adaptif dan inovatif dengan tantangan-tantangan baru,” harap Jokowi.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Gubsu Minta Pameran Surat Kabar Diperpanjang

MEDAN, Waspada.co.id – Animo masyarakat yang begitu tinggi melihat Pameran Satu Abad Surat Kabar Sumatera ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.