Pengamat: Jokowi tak Butuh Helikopter Baru

kompasiana.com
Iklan

JAKARTAWOL – Pengamat politik Prof. Tjipta Lesmana menyikapi rencana pemerintah terkait pembelian helikopter VVIP untuk presiden.

Ia menilai saat ini Presiden Jokowi belum membutuhkan helikopter dalam menjalankan sejumah tugas kenegaraannya.

“Apa memang presiden membutuhkan helikopter? Saya katakan pembelian helikopter bukan atas permintaan presiden. Ini kan, muncul dari Kepala Staf AU (Angkatan Udara) yang minta helikopter. Apa urgensi presiden Jokowi hari ini punya helikopter pribadi?” katanya, Jakarta, Minggu (29/11) malam.

Tjipta mempertanyakan sikap Menkopolhukam Luhut B Pandjaitan yang bersikukuh ingin membeli helikopter pribadi untuk presiden.

“Kata Luhut (helikopter) Puma yang ada itu sudah tua. Ingat, utang kita banyak karena pemerintah sekarang terlalu ambisius dengan target yang terlalu banyak. Hanya beberapa negara yang punya helikopter misalnya Amerika dan itu mahal serta canggih sekali,” ucapnya.

iklan

Untuk itu, pemerintah harus meninjau ulang kembali kebijakan pembelian helikopter presiden dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi negara yang tengah carut marut seperti sekarang.

“Kalau presiden Jokowi naik helikopter katakan ingin pamer dan mengunjungi daerah kumuh warganya lihat presiden mereka naik helikopter mewah, dimana emparinya. Jangan dulu lah, pakai helikopter,” ujarnya.

Sebelumnya, TNI Angkatan Udara akan mengganti helikopter Super Puma buatan tahun 1980 yang kerap digunakan presiden dan wakil presiden dengan helikopter VVIP jenis Agusta Westland AW101 buatan Italia.(inilah/data1)

Iklan