_
Home / Warta / Ekonomi dan Bisnis / BI: Pilkada Tak Picu Peredaran Uang Palsu
WOL Photo/Lihavez

BI: Pilkada Tak Picu Peredaran Uang Palsu

Agregasi
Agregasi

 

JAKARTA, WOL – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak pada 9 Desember mendatang dinilai tidak akan mempengaruhi peredaran uang palsu. Pasalnya, hingga saat ini  uang palsu tidak menonjol dan relatif standar.

“Mengenai peredaran uang palsu, kecenderungan enggak ada yang menonjol dan relatif biasa. Seperti tahun lalu. Jadi enggak ada keterkaitan dengan Pilkada,” kata Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI) Suhaedi di Markas Besar TNI AL, Jakarta, Senin (30/11).

Suhaedi melanjutkan, jumlah lembaran uang palsu paling banyak berada di Jawa Timur. Namun, hal ini disebut bukan dikarenakan kewilayahan. “Tapi ini enggak terkait di kewilayahan. Terkait kesadaran masyarakat yang melaporkan penemuan tersebut ke penegak hukum,” kata dia.

Sebelumnya, BI melaporkan telah menemukan 273.223 lembar uang palsu hingga Oktober 2015. Angka ini meningkat jika dibandingkan sepanjang 2014 lalu yang sebesar 122.091 lembar.

Berdasarkan catatan BI, jumlah temuan uang palsu hingga Oktober 2015 yang mencapai 273 lembar sebagian besar berasal dari temuan Polri 52 persen atau 143.428 lembar. Sisanya, sebesar 48 persen atau 129.795 lembar berasal dari temuan bank.

Sementara itu, sebaran temuan uang palsu paling banyak ditemukan di Jawa Timur sebesar 148.904 lembar. Selebihnya, DKI Jakarta 49.326 lembar, Jawa Barat 31.439 lembar, Jawa Tengah 17.254 lembar dan beberapa daerah lainnya berada di bawah 10.000 lembar.(hls/data2)

Check Also

Bahas Tentang Kebijakan Bank Sentral, BI Lakukan Ini

MEDAN, Waspada.co.id – Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang dipandu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.