_
Home / Medan / Ramadhan Pastikan Kawal Reni Bisa Sekolah
WOL Photo

Ramadhan Pastikan Kawal Reni Bisa Sekolah

MEDAN, WOL – Calon Wali Kota Medan, Ramadhan Pohan menegaskan, pihaknya akan mengawal terus sampai Reni Silalahi (8) bisa bersekolah. “Saya pastikan, saya akan mengawal sampai Reni masuk sekolah. Dia harus bisa mewujudkan cita-citanya,” ujarnya saat mengunjungi anak patah tulang dan kurang gizi yang ditolak 5 SD di Medan Denai, Jumat (16/10).

Reni, anak ketiga dari empat bersaudara. Ibunya, Ani Sagala (34) dan ayahnya Sahat Silalahi (35). Keluarga ini menumpang di rumah mertuanya bernama Norma Boru Tamba (60), di pemukiman kumuh di pinggiran rel kereta api, Jalan Pukat Banting I, No. 34, Mandala By Pass Medan.

Reni patah tulang bagian paha setelah jatuh dari becak. Menurut ibunya, Reni sudah tiga kali mengalami patah tulang akibat terjatuh. Tulang-tulangnya keropos karena kurang gizi. Sejak kecil, Reni jarang mendapat asupan gizi. Apalagi minum susu. “Gak ada uang buat beli susu,” ungkap ibunya.

Menurut Norma, nenek korban, keluarga ini tak pernah mendapat bantuan beras miskin dari Pemko Medan, sehingga hanya mengandalkan penghasilan dari mengutip botot dan nasi sisa.

Terkait ditolaknya Reni masuk sekolah, ibunya mengatakan, sudah beberapa kali ia mendaftarkan anaknya namum pihak sekolah beralasan, Reni akan terkendala belajar karena sulit bergerak. “Sekolah menyarankan agar berobat saja dulu sampai setahun ini. Sampai sembuh baru bisa didaftarkan lagi. Padahal, aku sudah bilang aku siap antar jemput bahkan menemaninya ke sekolah,” terang Ibunya.

Menyikapi kondisi Reni yang kurang, Ramadhan mengaku terkejut batin. “Masih ada kasus kurang gizi seperti yang dialami Reni rupanya di Medan. Ini tidak boleh terjadi. Perlu adanya perubahan Kota Medan. Dibutuhkan pemimpi yang bisa membela orang tidak berdaya,” ungkapnya.

Lebih jauh kandidat Wali Kota Medan dari nomor urut 2 itu mengatakan, negara harus memastikan bisa melindungi warganya, terutama Pemko dapat melindungi warganya yang marjinal. Ia juga mengingatkan kepada para pihak pendidikan agar jangan karena gizi buruk anak ditolak sekolah.

“Mestinya orang seperti Reni dibantu, bukan ditolak. Dan jangan mendiskriminasikan karena kondisinya. Saya pastikan Reni harus bersekolah. Saya akan membela orang-orang seperti ini,” sambungnya.

Ramadhan menganjurkan kepada orangtua Reni agar menemui anggota DPRD Medan, Burhanudin Sitepu pada Senin (19/10) di kantornya. Ia mengatakan sudah mengatur jadwal pertemuan dengan Burhanuddin.

Sebelum pulang, Ramadhan sempat menyapa para pendudul yang tinggal di sekitaran rel kereta api. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada media/pers yang telah bekerja keras melacak dan mengekspos kaum-kaum marjinal kota, khususnya anak kurang gizi. Liputan wartawan yang beginian, katanya, sangat berguna bagi pemerintah dan pemimpin untuk mengetahui persoalan yang terjadi di akar rumput. Persoalan warga yang harus diintervensi pemerintah.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Bobby Gandeng Motivator Muda Bangun Kota Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Bisa dibilang hampir semua warga Indonesia, khususnya Kota Medan mengenal Bobby Afif ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.