Besok Poldasu Mulai Gelar Ops Antik Pemberantasan Narkoba

Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Helfi Assegaf (WOL Photo)
Iklan

MEDAN, WOL – Dalam rangka Penindakan terhadap Penyalahgunaan, Pencegahan, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara beserta Jajaran menggelar Operasi Antik Toba II 2015.

”Ops ini digelar selama lima belas hari, yang dimulai dari tanggal 17 sampai nanti tanggal 31 Oktober 2015. Operasi bersifat tertutup dengan mengedepankan Reserse Narkoba yang didukung oleh fungsi Operasional Kepolisian lainnya,” jelas Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf Jumat (16/10).

Helfi menjelaskan, dalam operasi ini pihaknya memiliki target tujuan akan menindak tegas dan mencegah berkembangnya jaringan
penyalahgunaan narkoba. Selain itu menindak lanjuti distribusi peredaran narkoba di wilayah provinsi Sumatera Utara.

“Tak hanya itu, operasi ini juga guna menimbulkan efek jera bagi para pelaku terkait kejahatan Penyalahgunaan, Pencegahan, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah Provinsi Sumatera Utara,” jelas Kabid Humas.

Dijelaskan Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut, AKBP Mangantar Nainggolan mengatakan, dalam operasi Antik Toba II 2015 Polda Sumut rencananya akan menurunkan 1.140 personel. Keselurahan itu merupakan satuan tugas Polda 60 personel, satuan wilayah prioritas 200 personel dan satuan wilayah imbangan 880 personel.

iklan

“Sementara prioritas operasi kepolisian kewilayahan Antik Toba II 2015 akan dilaksanakan meliputi Polresta Medan, Polres Pelabuhan Belawan, Polres Langkat, Polres Tanjung Balai dan Polres Deliserdang,” jelas Nainggolan.

Lebih lanjut, Kasubbid Penmas Polda Sumut mengatakan adapun sasaran operasi adalah perorangan, pengecer, jaringan atau Sindikat, bandar, pengguna, pemodal peracikan narkoba, petani tanaman ganja dan Backing narkotika.

“Kalau untuk target penjaringan barang bukti kita menargetkan narkotika, psikotropika, zat adiktif dan obat terlarang, kendaraan, alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan dan pemakaian narkoba,” jelas Nainggolan.

Masih maraknya Penyalahgunaan, Pencegahan, Pemberantasan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pihak Polda menargetkan lokasi-lokasi yang acap dijadikan lokasi transaksi.

“Ada beberapa lokasi atau tempat yang kami jadikan target. Seperti bandara, pelabuhan laut, terminal atau stasiun, hotel, penginapan, gudang, areal tempat hiburan, objek wisata, kampus, sekolah, kantor, apotik atau toko-toko obat,” kata Kasubbid Penmas Polda Sumut

Selama lima belas hari ke depan, Nainggolan mengatakan, bersama reserse narkoba dan pihak satuan terkait akan melakukan operasi Antik Toba II 2015.(wol/roy/data2)

Editor: HARLES SILITONGA

Iklan