PT Pertamina Bangun Jaringan Pipa Gas Untuk 34 Desa di Aceh Utara

Pemkab Aceh Utara bersama PT Pertamina Menandatangani MoU Dalam Pemasangan Jaringan Pipa Gas, Jumat (11/9)./WOL Photo/Chairul Sya'ban

LHOKSUKON, WOL – Sejumlah 34 desa di dua kecamatan Kabupaten Aceh Utara untuk tahap pertama akan segera dibangun jaringan pipa gas untuk rumah tangga. Ke-34 desa ini masing-masing dalam Kecamatan Lhoksukon dan Tanah Luas.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Bupati Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, dalam acara serah terima lapangan dimulainya pembangunan jaringan pipa gas untuk rumah tangga, bertempat di aula Balai Panglateh Lhoksukon, Jumat (11/9).

Hal itu katanya juga merupakan kesempatan bagi masyarakat daerah ini untuk menikmati suplai gas bumi langsung ke rumah-rumah melalui jaringan pipa. Tak hanya itu, pemasangan pipa gas direncanakan akan terus ditambah tahun depan.

“Menurut laporan yang saya terima, untuk tahap satu akan dipasang jaringan untuk 34 desa dalam wilayah kecamatan Lhoksukon dan Tanah Luas. Saya yakin, harga gas yang ditawarkan PT Pertamina ini lebih murah dibandingkan harga elpiji yang dijual melalui tabung-tabung gas,” ucapnya.

Yang lebih hebat lagi, sambungnya, jaringan melalui pipa ini tidak mungkin terjadi pengoplosan seperti yang kerap terjadi selama ini dengan adanya kasus-kasus pengoplosan gas elpiji yang dijual melalui tabung-tabung gas.

Advertisement

“Oleh karena itu saya harap semua komponen masyarakat ikut mendukung hal ini, supaya pekerjaan cepat selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Saya juga minta pihak terkait melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tatacara pemanfaatan gas melalui jaringan distribusi langsung melalui pipa,” harap CekMad, sapaan akrab bupati.

Dalam hal ini, PT Pertamina yang diwakili Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PT Pertamina, Usman Prabu Agung, turut hadir dalam acara serah terima tersebut. Pihaknya sangat berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang telah menerima kedatangan pihaknya.

“Kami ucapkan terimakasih kepada pihak pemkab Aceh Utara dan masyarakat yang telah menerima kedatangan kami,” ucapnya dalam sambutan di hadapan ratusan tamu lainnya.

Dikatakan, sesuai undang-undang pemerintah yang ada, agar mengalihkan penggunaan BBM kepada penggunaan gas untuk menghemat subsidi BBM.

Dengan demikian, sambungnya, sumber gas akan diambil dari pengolahan gas ExxonMobil yang dikirim ke daerah Medan Belawan, Sumatera Utara.

“Sumber gas akan diambil dari ExxonMobil, dan akan disalurkan oleh pipa jaringan gas yang telah ada,” ucapnya lagi.

Pihaknya berharap, kepada pemkab dan masyarakat dapat mendukung pekerjaan ini. Apabila proyek tersebut berhasil, maka pihaknya berjanji akan mengusulkan penambahan pemasangan jaringan pipa gas untuk dua ribu rumah tangga lagi.(wol/chai/data2)

Editor: SASTROY BANGUN