Dua Daerah Diperpanjang Pendaftaran Calon Kepala Daerah

Istimewa

JAKARTA, WOL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan, ada dua daerah yang pendaftaran pasangan calonnya (Paslon) diperpanjang pada 28-30 Agustus 2015.

Dua daerah itu adalah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dan Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, memiliki dua pasangan calon di hari penutupan pendaftaran.

Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay mengatakan, satu daerah yang juga diperpanjang pendaftarannya karena sampai penetapan pasangan calon pada 24 Agustus 2015 memiliki kurang dari dua pasangan calon, yaitu Kota Denpasar, akan mulai melakukan pendaftaran kembali pada 31 Agustus hingga 2 September 2015.

“Setelah diperpanjang, ada satu pasangan calon yang mendaftar di Kabupaten Kutai Kartanegara Sugianto dan Rudi Hartono, didukung Hanura dan PAN, sementara di Kabupaten Minahasa Selatan, ada tambahan pasangan Karel Lakoi-Fredy Rawis yang didukung Partai Golkar. Jadi total ada dua pasangan calon di daerah-daerah tersebut,” ujar Hadar, Minggu (30/8).

Adapun sebelum perpanjangan pendaftaran, ada satu pasangan calon di Kabupaten Kutai Kartanegara yang sudah terdaftar di KPU yaitu Rita Widyasari-Edy Damansyah dari perseorangan.

Advertisement

Di Kabupaten Minahasa Selatan, sebelumnya sudah ada Christiany Eugenia Paruntu-Franky Donny Wongkar, yang didukung PDI Perjuangan dan Partai Golkar.

Sementara Kota Denpasar, yang baru akan melaksanakan perpanjangan pendaftaran pada 31 Agustus-2 September 2015, baru memiliki satu pasangan calon yaitu I B Rai Dharmawijaya Mantra-I Gusti NGR Jayanegara, usungan PDI Perjuangan.

Setelah pendaftaran ini, lanjut Hadar, KPU di Kutai Kartanegara dan Minahasa Selatan akan langsung memulai tahapan selanjutnya yaitu pemeriksaan kesehatan, verifikasi dan perbaikan dokumen, dan kemudian akan ditetapkan.

“Jadwal penetapan di Kabupaten Kutai Kartanegara pada 9 September 2015, Kabupaten Minahasa Selatan adalah 11 September 2015 serta Kota Denpasar, walau pendaftaran belum dibuka, penetapan akan dilakukan pada 11 September 2015,” kata Hadar.

Ia melanjutkan jika nantinya setelah proses verifikasi dan pemeriksaan kesehatan di ketiga daerah itu ada pasangan calon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, yang artinya jumlah pasangan calon kurang dari dua, pilkada di Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Kutai Kartanegara serta Kota Denpasar akan ditunda sampai tahun 2017.

“Kalau tidak memenuhi syarat, pilkada di daerah-daerah tersebut akan dilakukan pada tahun 2017,” tutur Hadar.(inilah/data1)