Pesawat Malaysia MH370 Ditemukan?

Istimewa
Iklan

JAKARTA, WOL – Seorang pejabat di Amerika Serikat (AS) menyebut, puing-puing yang ditemukan di kawasan Atlantik diduga kuat berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370. Dugaan muncul karena bila dilihat dari foto yang beredar, puing tersebut seperti bagian dari Boeing 777, jenis pesawat MH370.

Puing baru yang tampaknya bagian dari sayap Boeing 777, ditemukan kemarin pagi di lepas pantai Pulau Reunion, di Samudera Hindia. Pulau ini berada sekitar 450 Km dari lepas pantai Madagaskar.

Melansir Sputik pada Kamis (30/7), mantan penyidik Badan Keamanan Trasportasi Nasional AS atau NTSB, Greg Feith berharap bagian pesawat yang ditemukan akan berisi nomor seri yang akan menghubungkannya dengan MH370, yang hilang sejak tahun lalu.

“Setiap perusahaan menempatkan tag data, atau data plate pada pada setiap bagian yang ditempatkan pada sebuah pesawat,” kata Greg. Saat ini puing-puing tersebut berada di tangan pemerintah Pulau Reunion.

Harapan senada juga diutarakan oleh analis penerbangan CNN, Mary Schiavo. Dirinya menyebut, jika puing tersebut berasal dari Boeing 777, maka sudah dapat dipastikan puing-puing itu berasal dari MH370.

iklan

“Jika itu adalah bagian dari 777, kita dapat cukup yakin itu merupakan bagian dari MH370, karena belum pesawat jenis ini belum terlalu banyak yang mengalami kecelakan, dan belum pernah ada kecelakaan di kawasan itu yang menimpa 777 sebelumnya,” ucap Schiavo.

Kecelakaan yang menimpa MH370 sendiri sampai saat ini masih menjadi misteri. Pesawat nahas itu hilang secara misterius tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing pada Maret 2014 lalu.

Hampir Pasti
Pemerintah Malaysia menyatakan, serpihan pesawat yang ditemukan di pulau Reunion hampir pasti bagian dari pesawat jenis Boeing 777. Hal ini semakin meningkatkan kemungkinan bahwa serpihan itu memang benar bagian dari pesawat Malaysia Airlines MH370.

“Ini hampir pasti, bahwa serpihan itu adalah dari pesawat Boeing 777. Kepala penyidik kami mengatakan kepada saya mengenai hal ini,” kata Wakil Menteri Transportasi Malaysia, Abdul Aziz Kaprawi, seperti dilansir Reuters pada Kamis (30/7/).

Dirinya juga menuturkan, saat ini tim penyelidik Malaysia sudah bertolak ke pulau Reunion yang berjarak sekitar 450 Km dari Madagaskar. “Dibutuhkan waktu setidaknya dua hari untuk bisa memverifikasi apakah benar serpihan itu berasal dari MH370 atau bukan,” sambung Abdul Aziz.

Jika benar serpihan ini adalah bagian dari MH370, maka ini akan menjadi penerang dalam gelapnya misteri yang menyelimuti insiden MH370. Hal ini juga akan memperjelas status pesawat, yang oleh pemerintah Malaysia sudah dianggap hilang dalam kecelakaan.

Serpihan itu sendiri ditemukan kemarin, dan saat ini berada di tangan pemerintah pulau Reunion. Selain tim ahli Malaysia, tim peneliti Prancis dikabarkan sudah terlebih dahulu berada di lokasi, dan sudah mulai melakukan pemeriksaan terhadap serpihan pesawat tersebut.

MH370 hilang pada Maret 2014, tidak lama setelah pesawat yang membawa 228 orang itu lepas landas dari Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Beijing. Semenjak saat itu banyak spekulasi muncul, baik soal menyebab penyebabnya hilangnya pesawat nahas itu, hingga lokasi pesawat tersebut. (reuters/cnn/ags)

Iklan