Pekerman: Ini Kemenangan Spesial

AP

SANTIAGO, WOL – Kolombia berhasil mengalahkan Brazil dalam lanjutan penyisihan Grup C Copa America 2015. Los Cafeteros menghentikan perlawanan Brazil 1-0 berkat gol tunggal Jeison Murillo, Kamis (18/6).

Kemenangan ini membalaskan dendam Kolombia, yang disingkirkan Brazil di perempatfinal Piala Dunia 2014 lalu. Kala itu, Kolombia harus menelan kekalahan dari Neymar cs 1-2.

“Saya mengukur laga saat Kolombia kalah dari Brazil di Piala Dunia. Saat itu ada perdebatan besar atas beberapa kesalahan yang dapat merusak Kolombia,” kata Pekerman.

“Saya melihat Kolombia sangat superior di babak pertama, dan babak kedua permainan lebih seimbang. Brasil sedikit lebih baik di babak kedua, tapi Kolombia bisa mengatasinya juga di babak kedua. Walaupun kami lebih sedikit dalam penguasaan,” tambahnya.

Pekerman juga menanggapi tudingan kemenangan timnya karena diuntungkan oleh keputusan wasit. Dalam laga ini, sempat terjadi ketegangan antara Neymar dengan Carlos Bacca. Ulah Neymar menendang bola ke arah pemain Kolombia sontak mendapat reaksi keras. Wasit Enrique Osses pun menghadiahi Neymar dengan kartu merah.

“Secara umum, saya tidak membicarakan wasit. Terkadang kita harus kalah dan kita tidak pernah berbicara tentang wasit,” kata Pekerman.

Pindah ke kubu Brazil, pelatih Carlos Dunga harus memutar otak menyusul absennya Neymar di laga terakhir grup kontra Venezuela. Absennya Neymar menjadi kerugian besar bagi Selecao karena bintang Barcelona itu merupakan kapten sekaligus ujung tombak utama lini depan Samba.

Menurut Dunga, timnya harus lekas mencari cara untuk mengatasi ketiadaan Neymar. Pelatih berusia 51 tahun ini juga yakin timnya bisa menang tanpa kehadiran Neymar di laga penentu.

“Saya harus menunggu hingga besok untuk memulai berpikir cara bermain selanjutnya. Kami bermain tanpa Neymar sekali (saat menang 2-0 atas Mexico) dan kami harus siap,” ujar Dunga.

“Kami ingin memainkannya tapi itu tidak mungkin. Jadi, kami harus mencari jalan untuk mengatasinya dan memecahkan masalah kami,” imbuhnya.(wol/copamerica/data1)

Editor AUSTIN TUMENGKOL