_
Home / Sports / Nasional / Taufik Prihatin Fasilitas Olahraga

Taufik Prihatin Fasilitas Olahraga

JAKARTA, WOL – Para atlet Pelatnas SEA Games 2015 berharap kepada pemerintah untuk segera meningkatkan fasilitas setiap cabang olahraga untuk mengoptimalkan masa latihan.

“Kalau dilihat fasilitas (olahraga) di Indonesia, dari dulu prihatinlah. Berharap pemerintah bisa membangun fasilitas lebih baik dan lebih mumpuni,” kata Chief de Mission (CDM) SEA Games 2015, Taufik Hidayat, di Jakarta baru-baru ini.

Mantan atlet bulutangkis nasional ini mengatakan banyak atlet di beberapa cabang olahraga yang menginginkan peningkatan fasilitas olahraga.

“Atlet selalu bilang ke manajer, sudah capek meminta (peningkatan fasilitas). Sebenarnya bukan tugas saya, tapi mudah-mudahn bisa memfasilitasi bisa membantu menanyakan, meski pemerintah selalu jawabannya ada, ntar, nanti, minggu depan, bulan depan. Biar terus tanyakan sampai bosan,” tukas Taufik.

Berdasarkan pengalamannya saat di Pelatnas bulutangkis, Taufik mengatakan atlet akan merasa kurang nyaman berlatih dengan kondisi fasilitas olahraga yang kurang memadai. Ia juga mengatakan peningkatan fasilitas olahraga bisa meningkatkan kualitas para atlet.

“Banyak potensi kalau dilihat bisa dimanfaatkan, kalau fasilitasnya dirawat, bisa lebih bagus lagi,” ucap peraih medali emas di Olimpiade Athena 2004 ini.

Taufik juga menjelaskan fasilitas olahraga menjadi kunci penting untuk beberapa cabang olahraga. “Peralatan itu kan sangat penting untuk beberapa cabang olahraga. Hal-hal yang penting harusnya dari PB (pengurus besar), dari pemerintah memperhatikan. Cuma pemerintahnya mau apa tidak? Ini kan tanggung jawab pemerintah,” ujar Taufik.(wol/antara/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Kekalahan City Warnai Debut Mahrez

CHICAGO, Waspada.co.id -Laga International Champions Cup (ICC) 2018 mempertemukan Manchester City melawan Borussia Dortmund di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.